DPRD Kotawaringin TimurKotawaringin Timur

Selama Sehati Pimpin Kotim, Ini Pemilaian Wakil Rakyat

“Dengan semangat membangun yang tinggi membawa dampak yang segnifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan kemajuan Kabupaten Kotim. Indikator yang dapat kita lihat dalam sepuluh tahun adalah pembangunan rumah sakit, pembangunan jalan, drainase dan juga obyek wisata,” ucapnya.

GERAKKALTENG.com – SAMPIT – Ketua DPRD Kabupaten Kotim, Rinie menilai pembangunan di Kabupaten Kotim selama dipimpin pasangan H Supian Hadi dan HM Taufiq Mukri sangat baik dan meningkat signifikan. Tidak hanya dari sisi pembangunan fisik tetapi juga pertumbuhan ekonomi terus membaik sebelum wabah Covid-19 terjadi.

Menurut Rinie kepemimpinan yang dimiliki pasangan Sehati selama sepuluh tahun ini adalah semangat membangun dan berusaha menyenangkan hati masyarakat yang memiliki gaya kepemimpinan yang sangat unik dan cerdas dalam memimpin Kabupaten Kotim ini. Walaupun banyak tantangan dihadapi, tetapi karena kecerdasan dan emosional yang sudah terlatih maka semua tantangan dapat dijadikan peluang.

“Dengan semangat membangun yang tinggi membawa dampak yang segnifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan kemajuan Kabupaten Kotim. Indikator yang dapat kita lihat dalam sepuluh tahun adalah pembangunan rumah sakit, pembangunan jalan, drainase dan juga obyek wisata,” ucapnya.

Politikus Partai PDI Perjuangan ini juga mengatakan pariwisata adalah pengerak ekonomi masyarakat yang paling cepat dibandingkan bidang, sektor maupun urusan pemerintah daerah lainnya, karena memajukan obyek-obyek wisata didaerah sama dengan membuka lapangan kerja.

“Saat ini sektor pariwisata mulai bangkit dan mulai dilirik oleh para investor karena menjadi sebuah sektor jasa yang menghasilkan rupiah, dan juga akan menambah pendapatan asli daerah ini,” ujar Rinie.

irinya juga menambahkan semasa kepimimpinan Supian Hadi dan Taufik Mukri, Keberagaman daerah juga terjaga, walaupun sempat terjadi gesekan, tetapi karena kesigapan dari kepala daerah bersama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) persoalan itu bisa diselesaikan.

“Selain itu juga mereka berdua juga sudah membuka ketertinggalan daerah yang terisolir, seperti di kawasan seberang karena saat ini sudah ada jalan yang menghubungkan Kecamatan Cempaga dan Kecamatan Pulau Hanaut,” terang Rinie.

Ia juga mengharapkan bupati dan wakil bupati terpilih nanti yang akan mengantikan kepemimpinan mereka dapat meneruskan pembangunan yang belum sempat mereka lakukan sehingga Kabupaten Kotim ini lebih maju dan masyarakatnya juga dapat lebih sejahtera. (sog)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *