Kalimantan Tengah

Ini Topik Utama yang Dibahas pada Rakorda LPTQ se Kalteng

FOTO : Rakorda LPTQ se-Kalteng tahun 2021 di Hotel Swissbell Danum Palangka Raya, Kamis (25/2/2021).

Palangka Raya – GERAKKALTENG.COM –   Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Fahrizal Fitri mewakili gubernur H. Sugianto Sabran membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) se-Kalteng tahun 2021 di Hotel Swissbell Danum Palangka Raya, Kamis (25/2/2021).

Sekretaris Daerah Kalteng, Fahrizal Fitri saat bacakan sambutan gubernur menyambut baik dan memberikan apresiasi atas diselenggarakannya Rakorda LPTQ se-Kalteng Tahun 2021 ini, selain sebagai media untuk bersilaturrahmi, akan tetapi juga sebagai upaya LPTQ untuk saling melakukan pembenahan, penguatan, penataan dan bersinergi serta saling bekerjasama baik ditingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota terutama untuk komitmen pembinaan yang lebih intensif dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusianya.

Beberapa hal disampaikan oleh Fahrizal Fitri pada Rakorda LPTQ se-Kalteng Tahun 2021 diantaranya Bahwa berdasarkan Keputusan Gubernur Kalteng Nomor 188.44/579/2019 tanggal 18 Desember 2019 tentang Penetapan Kota Pangkalan Bun Kabupaten Kotawaringin Barat sebagai Tempat Penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran 31 Tingkat Kalteng Tahun 2021 dan Kota Kuala Pembuang Kabupaten Seruyan sebagai Tempat Penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran 32 Tingkat Kalteng Tahun 2023.

“Namun sesuai Surat Bupati Kotawaringin Barat tentang penundaan terkait Kota Pangkalan Bun sebagai Tuan Rumah MTQ Tingkat Kalteng Tahun 2021 dengan alasan pemulihan perekonomian dan masyarakat pasca masa pandemi Covid-19. Oleh karena itu, saya berharap melalui Rakorda LPTQ ini, selain membahas berkenaan dengan Program Kerja maupun LPTQ juga nantinya membahas tentang Tuan Rumah Penyelenggaraan MTQ Tingkat Kalteng yang dilaksanakan bulan November 2021,” ucap Fahrizal Fitri.

Fahrizal Fitri juga mengajak para pengurus LPTQ provinsi dan kabupaten/kota untuk menggali potensi dan strategi pengembangan maupun penguatan program kerja LPTQ Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Kalteng, dalam upaya peningkatan sumber daya peserta yang lebih handal dan berkompeten untuk semua cabang/golongan yang dilombakan, guna meraih prestasi yang lebih baik, terutama dalam menghadapi penyelenggaraan MTQ/STQH Prov. Kalteng dan STQH Nasional Tahun 2021. Fahrizal Fitri berharap agar LPTQ Prov. Kalteng untuk selalu berkoordinasi dengan LPTQ Nasional sehingga terjadi sinkronisasi/ sinergitas kebijakan Nasional tentang pengembangan LPTQ serta peningkatan pelaksanaan MTQ/STQH di Daerah.

Selain itu, Fahrizal Fitri juga mengajak dan menghimbau kepada seluruh peserta Rakorda LPTQ Tahun 2021, pasca ditetapkannya putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (RI) dan KPU Kalteng, terkait hasil Pemilukada Gubernur Kalteng-Wakil Gubernur Kalteng dan Bupati Kotawaringin Timur – Wakil Bupati Kotawaringin Timur untuk tetap senantiasa menjaga kerukunan, persatuan dan kesatuan serta persaudaraan, agar kehidupan bermasyarakat di Kalteng senantiasa harmonis dan damai guna bersama-sama mewujudkan Kalteng semakin Berkah.

Mengingat pandemi Covid-19 masih berlangsung, Fahrizal Fitri kembali mengajak sekaligus menghimbau kepada seluruh peserta dan umumnya masyarakat Kalteng, agar senantiasa menjaga kesehatan dan berupaya meningkatkan kekebalan/imunitas tubuh dengan berolahraga, mengatur pola makan, biasakan mencuci tangan, menggunakan masker dan menjaga jarak seraya memohon perlindungan dan keselamatan kepada Allah SWT, sehingga masyarakat Kalteng segera terlepas dan bebas dari pandemi Covid-19.

Terakhir disampaikan oleh Fahrizal Fitri, dalam penyelenggaraan MTQ/STQH bidang perhakiman juga harus senantiasa disesuaikan dengan kebutuhan Musabaqah Tilawatil Qur’an tingkat Provinsi dan Nasional serta upayakan pengkaderan maupun pendalaman kompetensi Dewan Hakim, sehingga perlu diadakan semacam orientasi/pelatihan sebelum MTQ/STQH dilaksanakan, karena Dewan Hakim harus berkompeten dan memiliki integritas serta menguasai bidang keahliannya masing-masing.

Ketua Umum LPTQ Kalteng, H. Nuryakin dalam laporannya menyampaikan hal-hal berkenaan dengan pelaksanaan Rakorda LPTQ Tahun 2021, antara lain sebagai berikut. Pertama, Perjalanan kepengurusan LPTQ Kalteng, dibawah kepemimpinan Pengurus LPTQ Kalteng periode Tahun 2019-2023, tentunya masih belum bisa berbuat banyak dan harus melakukan pembenahan guna mempertajam pengembangan rencana kerja LPTQ dan juga mengupayakan pelaksanaan MTQ/STQ yang di kalteng yang lebih baik dan terpercaya dalam rangka menjalankan amanat hasil MUSDA IX LPTQ Tahun 2018.

Kedua, pada Tahun 2020 yang lalu, seyogyanya LPTQ Kalteng bersama Pemerintah Kabupaten Barito Selatan melaksanakan penyelenggaraan MTQ XXX Tingkat Kalteng.

”Akan tetapi karena saat itu situasi dan kondisi wabah pandemi Covid-19 sedang mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Bahkan Pemerintah Pusat pun telah mengeluarkan edaran terkait larangan untuk kegiatan yang mengumpulkan (berkerumunan) maupun interaksi yang melibatkan banyak orang. Sehingga mendekati hari H pelaksanaan, kegiatan MTQ tersebut harus kita batalkan/ditiadakan,” tutur H. Nuryakin.

Ketiga, meskipun MTQ Provinsi di Tahun 2020 dibatalkan/ditiadakan dan ditengah keterbatasan, namun LPTQ Kalteng tetap mempersiapkan Kafilah Kalteng untuk mengikuti penyelenggaraan MTQ Nasional XXVIII di Kota Padang, Sumatera Barat.

“Pada penyelenggaraan MTQ Nasional XXVIII di Kota Padang Sumatera Barat tahun 2020 yang lalu, Alhamdulilah salah seorang peserta Kafilah Kalteng mampu meraih prestasi sebagai terbaik III Cabang Tilawah Golongan Remaja Putera atas nama Wahyu Andi Saputra dari Kabupaten Kotawaringin Barat,” imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut, H. Nuryakin mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas bantuan dan dukungan sepenuhnya terutama dari Gubernur Kalteng terhadap upaya peningkatan dan perkembangan kinerja LPTQ Kalteng. Diutarakan oleh H. Nuryakin, sebagaimana diketahui, bahwa pada tanggal 7 September 2020 Gedung lama Sekretariat LPTQ Kalteng mengalami musibah yakni terbakar akibat adanya arus pendek jaringan listrik. Adapun Gedung Sekretariat LPTQ yang baru sampai saat ini masih proses pengerjaannya.

“Kita berharap pembangunan Gedung Sekretariat LPTQ tersebut dapat segera diselesaikan sehingga dapat juga difungsikan untuk lebih menunjang kelancaran program kerja LPTQ Kalteng sehingga akan datang yang nantinya juga akan menjadi Pusat pelatihan dan pembinaan generasi Qur’ani di Kalteng,” tambah H. Nuryakin.

H. Nuryakin juga mengajak para pengurus LPTQ Kabupaten/Kota untuk berperan aktif dalam berkoordinasi dan bersinergi bersama LPTQ Kalteng dalam upaya meningkatkan kualitas pembinaan dan kader-kader generasi muda Kalteng yang lebih handal dan berkompeten serta tentunya mencintai Al-Qur’an dalam hal ini melalui kegiatan MTQ/STQH dan juga pererat silahturahmi antar umat demi tegaknya pengembangan syiar Islam untuk senantiasa mewujudkan Kalteng semakin Berkah. (Kominfo/SOG)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *