HEADLINEKalimantan Tengah

Sekda Kalteng Pantau Vaksinasi Covid-19 Massal Lansia

“Kami mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi massal Covid-19 bagi lanjut usia ini Massal yang digelar selama 2 hari ini, sabtu dan minggu ini, dan ini adalah dalam rangka untuk percepatan vaksin, dimana stok vaksin kita cukup tinggi tapi pelaksanaanya yang masih terkendala”, tutur Fahrizal Fitri.

FOTO : Sekretaris Daerah Kalteng, Fahrizal Fitri saat meninjau pelaksanaan kegiatan Gebyar vaksinasi massal Covid-19 bagi Lansia di Gedung Palampang Tarung, Palangka Raya, Sabtu (22/5/2021).

 

GERAKKALTENG.com – Palangka Raya – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Fahrizal Fitri hadiri Gebyar vaksinasi massal Covid-19 bagi lanjut usia (Lansia) di Gedung Palampang Tarung, Palangka Raya, Sabtu (22/5/2021).

Gebyar vaksinasi massal Covid-19 bagi warga 60 tahun ke atas ini digelar serentak di seluruh kabupaten/kota se- Kalteng dan terhubung secara virtual dari tempat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 masing-masing selama dua hari mulai tanggal 22 hingga 23 Mei 2021.

Sekretaris Daerah Prov. Kalteng Fahrizal Fitri memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan vaksinasi massal Covid-19 bagi lanjut usia ini.

“Kami mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi massal Covid-19 bagi lanjut usia ini Massal yang digelar selama 2 hari ini, sabtu dan minggu ini, dan ini adalah dalam rangka untuk percepatan vaksin, dimana stok vaksin kita cukup tinggi tapi pelaksanaanya yang masih terkendala”, tutur Fahrizal Fitri.

“Saya melihat kolaborasi antara Pemerintah Daerah, TNI dan Polri dimana peran teman-teman dari Polres juga sangat luar biasa untuk menggerakan seluruh lansia untuk mengikuti vaksin. Ini tantangan bagi kita semua bagaimana kita mensosialisasikan dan mengajak seluruh lansia melakukan vaksinasi Covid-19”, imbuhnya.

Fahrizal Fitri mengungkapkan target keseluruhan dalam pelaksanaan vaksinasi massal untuk lanjut usia di Kalteng berjumlah 19.000. Diutarakan oleh Fahrizal Fitri bahwa vaksin Covid-19 bertujuan untuk meningkatkan imunitas kekebalan tubuh dari pada lansia karena lansia merupakan kategori yang rentan. Fahrizal Fitri berharap para lansia-lansia lainnya juga dapat mengajak para saudara atau kolega maupun tetangga, untuk bersama-sama mengikuti vaksinasi karena tujuannya adalah untuk menjaga kekebalan tubuh para lansia sendiri.

Lebih lanjut Fahrizal Fitri mengatakan, kedepannya Pemrov bersama TNI dan Polri akan terus melakukan upaya-upaya peningkatan vaksinasi karena secara persentase dinilai masih cukup rendah.

“Berkenaan dengan proses pelaksanaan vaksinasi ini harus dipacu dan berkenaan dengan pelaksanaan apabila ada kendala-kendala, kami mohon dikonfirmasikan dengan jajaran Pemerintah Daerah. Kami berharap proses pelaksanaan ini secara serentak bisa meningkatkan capaian-capaian peningkatan vaksinasi pada para lansia”, tandas Fahrizal Fitri.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kalteng, Suyuti Syamsul menjelaskan jika setelah para lanjut usia yang melakukan vaksin terdapat efek ikutan setelahnya, Pemerintah siap menanggung biaya perawatannya.

“Kalau terjadi efek ikutan dari vaksinasi, tapi kalau terjadi juga, nanti efek samping vaksinasi sesuai ketentuan itu akan dirawat oleh Rumah Sakit Pemerintah tanpa biaya sama sekali. Nanti kalau fasilitas kesehatannya, boleh mengajukan ke Pemerintah melalui Dinas Kesehatan Provinsi, kita akan mengajukan ke Pusat jika terjadi efek ikutan. Sebetulnya kita tidak berharap, meskipun kita mengetahui vaksin ini aman,” pungkasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Prov. Kalteng turut mengapresiasi inisiatif dari Gubernur Kalteng bersama Forkopimda Prov. Kalteng, dimana kegiatan ini merupakan kegiatan pertama yang berlangsung di Indonesia yang digelar serentak dan dipantau secara virtual di 80 titik lebih dan melibatkan seluruh personil baik dari Dinas Kesehatan Provinsi, Kabupaten serta Forkopimda, yang semua terlibat mendukung vaksinator yang berjumlah kurang lebih 1.500. (Kominfo/sog)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *