HEADLINEKalimantan TengahKatingan

Direktur Irigasi Dan Rawa Tinjau Program Simurp Serta Temui Petani Di Katingan

"Untuk proyek pembuatan irigasi rawa di Kalimantan Tengah, Kabupaten Katingan terpilih karena masuk kategori yang sudah menjadi standart world bank,"Ujarnya.

Kasongan – Direktur Irigasi Rawa Ir. Suparji., S.ST.,MT., bersama dengan kepala satuan kerja PJPA II Balai Wilayah Sungai Kalimantan II Yakubson, ST., MT., mengunjungi wilayah Katingan I tepatnya di Kecamatan Katingan Kuala, sabtu (12/11/2022).

Kunjungan ini yaitu dalam rangka untuk meninjau progres program pembuatan irigasi rawa dilahan pertanian yang ada di desa Jaya Makmur, Subur Indah, Bumi Subur dan, Makmur Utama.

Didalam kunjungannya Direktur Irigasi Rawa Ir. Suparji., Sst. MT., menjelaskan bahwa program yang dilaksanakan ini adalah program Simurp (strategic irrigation modernization and urgent rehabilitation projec) yang bekerjasama dengan world bank.

“Untuk proyek pembuatan irigasi rawa di Kalimantan Tengah, Kabupaten Katingan terpilih karena masuk kategori yang sudah menjadi standart world bank,”Ujarnya.

Standart yang dimaksud mencakupi beberapa kategori diantara nya, ada lahan pertanian dan digarap, kemudian disamping itu wilayah pertanian yang ada di Katingan I ini dianggap patuh terhadap lingkungan.
Untuk saat ini pengerjaan proyek pembangunan lahan pertanian irigasi rawa ini sudah mencapai angka 65 persen, dan kemungkinan di pertengahan tahun yang akan datang sudah selesai 100 persen. Menyikapi hal ini, Ir. Suparji menegaskan jika pengerjaan sudah selesai dilakukan akan tetap dilakukan pemeliharaan berkelanjutan.

“Dengan adanya irigasi yang kita buat ini tentu akan diikuti dengan perawatan, hal ini nanti bukan lagi dengan direktur irigasi rawa namun akan dilaksanakan oleh direktur operasi dan pemeliharaan dari PUPR,” Pungkasnya.

Menurutnya bahwa sepanjang adanya regulasi, akan tetap adanya pemeliharaan berkelanjutan termasuk untuk pintu air yang juga akan dibangun.

Selain meninjau, Direktur Irigasi Rawa beserta jajaranya juga melakukan pertemuan langsung dengan para petani.
Dalam pertemuan itu dilakukan forum diskusi tanya jawab, untuk mendengarkan keluhan dan harapan dari para petani yang memanfaatkan keberadaan program simurp tersebut.

Dalam kesempatan diskusi itu salah seorang petani Mujiono, saat sesi tanya jawab menyampaikan, bahwa para petani merasa sangat terbantu dengan adanya program pembangunan irigasi yang dilakukan saat ini.

“Untuk program yang ada ini, meskipun pengerjaannya belum mencapai 100 persen, namun sudah memberikan dampak yang sangat luar biasa bagi para petani,” Ungkapnya saat menyampaikan unek-unek kepada direktur Irigasi dan Rawa.

(Tri)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *