HEADLINEPalangka Raya

Keluhan Jalan Rusak Tak Digubris, Warga Jalan Embang Lakukan Perbaikan Secara Swadaya

PALANGKA RAYA – Warga Jalan Embang Induk, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya melakukan aksi swadaya perbaikan jalan dan drainase yang kerap mengganggu aktivitas masyarakat setempat. Sebelumnya, kondisi jalan rusak dan kerap terendam banjir tersebut sudah sering disampaikan ke pihak Pemerintah Kota Palangka Raya, namun tidak ada tanggapan serius hingga masyarakat melakukan aksi swadaya.

Perbaikan jalan berlobang dan saluran drainase tersebut, dilakukan warga dengan menurunkan alat berat jenis excavator dan membeli perlengkapan lainnya untuk membuat saluran irigasi di Jalan Embang Induk, gang 1-3, dan Jalan Embang II, sejak Rabu (14/12/2022). Biaya yang dikeluarkan warga sendiri tidak sedikit, yakni hingga puluhan juta rupiah yang didapat dari hasil patungan para warga.

Sejumlah barang yang berhasil dikumpulkan warga dari hasil swadaya tersebut, selain menyewa alat berat Excavator, juga terdapat 20 rit pasir urug dan 80 unit gorong-gorong. Termasuk untuk memenuhi keperluar lainnya selama proses perbaikan jalan dan saluran drainase.

Paulus selaku Ketua Tim Lingkungan dalam upaya perbaikan jalan tersebut mengatakan bahwa perbaikan jalan lingkungan secara swadaya ini sedah sering dilakukan warga setempat. Termasuk dengan mengumpulkan dana yang kini digunakan untuk perbaikan jalan, pembuatan drainase hingga pemasangan gorong-gorong.

“Masalah jalan dan drainase lingkungan ini sudah beberapa kali kami sampaikan ke pemerintah. Terutama kondisi jalan yang tergenang air saat musim penghujan. Namun, meski kondisi ini sudah kami sampaikan, belum ada juga langkah penanganan nyata dari pihak pemerintah” ungkapnya.

Ia juga menambahkan, kondisi jalan yang kerap tergenang saat musim banjir sudah sangat tentu dirasa menghambat aktivitas masyarakat setempat. Genangan air mengakibatkan jalan sulit dilalui masyarakat yang melintas, bahkan memperparah kerusakan jalan.

“Karena saat ini dengan upaya swadaya kami rasa cukup mampu untuk mengatasi kendala jalan rusak dan tergenang yang ada di lingkungan kami. Termasuk mengantisapsi kerusakan jalan yang mungkin semakin parah jika terus tergenang air” sebutnya.

Ia juga menambahkan, bahkan saat upaya swadaya yang dilakukan masyarakat dalam perbaikan jalan dan drainase tersebut, pihak perintah dari Pemko Palangka Raya juga tidak melakukan peninjauan.

“Sejak kita menyampaikan kondisi jalan yang rusak hingga kita lakukan perbaikan secara swadaya, pihak Pemko Palangka Raya belum melakukan peninjauan terkait kondisi di lingkungan warga ini” pungkasnya.

Sementara itu, Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin saat dikonfirmasi melalui pesat Whatsapp dan pesan singkat SMS, Jumat (16/12/2022) mengatakan bahwa Pemko akan segera menurunkan alat ke lokasi perbaikan secara swadaya yang dilakukan masyarakat.

Menurutnya, ada cukup banyak permohonan dari warga, sehingga pihaknya secara bertahap mengakomodir semua permohonan dari masyarakat tersebut.

“Lusa alat kesana. Maklum karena banyak juga permohonan warga. Kita semaksimal mungkin” sebut Fairid. (bud)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *