Kalimantan Tengah

Gubernur Dorong APBD Perubahan Dukung Isu Strategis Daerah

Gerakkalteng.com. Palangka Raya –Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Agustiar Sabran menghadiri Rapat Paripurna ke – 15 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025 DPRD Prov. Kalteng yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Prov. Kalteng, Kamis (03/07/2025).

Dalam pidatonya Gubernur Agustiar Sabran menyampaikan beberapa faktor yang menjadi dasar penyusunan KUPA dan PPAS-P Tahun Anggaran 2025, antara lain revisi asumsi dasar ekonomi makro daerah, termasuk proyeksi pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan nilai tukar. Selain itu, perkembangan realisasi PAD, terutama sektor-sektor strategis seperti pajak kendaraan bermotor, retribusi jasa usaha, dan dana transfer pusat serta penyesuaian belanja prioritas, termasuk program nasional ASTA CITA dan program prioritas HUMA BETANG seperti pengendalian inflasi, penurunan stunting, dan penguatan ketahanan pangan.

Selanjutnya, kondisi SiLPA tahun anggaran sebelumnya yang mempengaruhi pembiayaan netto dan kebutuhan mendesak dan tidak terduga, termasuk respons terhadap dinamika sosial dan bencana alam.

Gubernur menyampaikan apresiasi atas kerja sama dan sinergi yang terjalin baik antara pihak eksekutif dan legislatif selama proses penyusunan dan pembahasan dokumen KUPA dan PPAS-P ini.

“Kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada pimpinan dan segenap anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah atas kerja sama yang konstruktif selama proses pembahasan KUPA dan PPAS-P Tahun Anggaran 2025,” ucap Gubernur.

Lebih lanjut, Gubernur menegaskan bahwa sinergi ini merupakan wujud nyata komitmen bersama dalam mendorong pembangunan daerah yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta inklusif dan berkelanjutan dalam pelaksanaannya.

“Kami berharap, dokumen KUPA dan PPAS-P yang telah disepakati bisa segera menjadi dasar dalam penyusunan Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025 untuk menjamin kelangsungan program dan kegiatan prioritas. Termasuk penanganan isu strategis seperti penurunan kemiskinan, pengendalian inflasi, penanggulangan stunting, penguatan infrastruktur, dan pemulihan ekonomi pascapandemi,” pungkas Gubernur. (mmc/rn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!