DPRD Kota Palangka RayaPalangka Raya

Pengguna Transportasi Air Harus Utamakan Keselamatan

PALANGKA RAYA,GERAKKALTENG. COM -Peristiwa kecelakaan air yang menimpa long boad milik Taman Nasional (TN) Sebangau yang berpenumpang 8 orang dan speed boat milik TNI AD yang mengangkut rombongan pengawas dan kesiapan VVIP kedatangan raja dan ratu Belanda yang mengangkut 19 orang, mengalami tabrakan di simpangan sungai Sebangau, yang terjadi beberapa waktu lalu menimbulkan keprihatinan banyak pihak.

Seperti keprihatinan dan duka mendalam yang disampaikan Wakil Ketua Komisi B DPRD Palangka Raya, Susi Idawati, dimana kata dia kejadian serupa jangan sampai terjadi kembali.

“Kami ingatkan kembali agar masyarakat yang masih menggunakan transportasi air seperti perahu mesin, kelotok ataupun sampan agar selalu waspada dan mengutamakan keselamatan,”ungkapnya,Rabu (11/3/2020).

Disadari lanjut Susi, tidak sedikit warga Kota Palangka Raya masih mengandalkan sarana transportasi air. Terutama masyarakat yang bermukim dikawasan daerah aliran sungai (DAS) sungai-sungai besar di Palangka Raya.

“Nah, warga kita di daerah DAS yang selama ini mengandalkan transportasi angkutan air harus berhati-hati, meskipun kita ketahui jika lalu lintas transportasi di sungai tidak sepadat seperti di jalan raya, namun keselamatan diri dan penumpang harus diutamakan,”ucapnya lagi.

Selama ini lanjutnya, warga Palangka Raya yang masih menggunakan akses jalur transportasi sungai, rata-rata lebih dikarenakan sebagai sarana transportasi mata pencaharian sebagai nelayan ataupun mengantar penumpang, serta sebagai sarana wisata susur sungai.

“Iya, terpenting warga atau pengelola transportasi air atau sungai, maka wajib mengutamakan keselamatan dengan menyediakan peralatan keselamatan bagi penumpang,”sebutnya.

Selain itu pemeliharaan dan pemeriksaan kendaraan mulai dari mesin, ketersediaan lampu penerangan hingga badan kendaraan secara keseluruhan harus dilakukan, untuk mengantisipasi hal yang tak kita inginkan.

“Nah, ada baiknya bagi warga atau penumpang ketika menggunakan atau memanfaatkan sarana transportasi, maka hendaknya memakai pakaian yang tak menyulitkan saat berada didalam perahu,”cetus Susi.

Selebihnya legislator Partai Nasdem ini mendorong pemerintah kota khususnya Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya agar dapat melakukan pencegahan awal kecelakaan.

Terutama yang berkaitan dengan lalu lintas sungai.
Sebut saja ketersediaannya rambu lalu lintas sungai, penambahan jumlah rambu, serta penempatan rambu di wilayah yang beresiko tinggi seperti tikungan, kawasan yang ada rumah di pinggir sungai, dan di wilayah yang dianggap beresiko lainnya.VD

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *