DPRD Kota Palangka RayaPalangka Raya

Keterbukaan Walikota Dinilai Tepat

Anggota DPRD Palangka Raya, Shopie Ariany

PALANGKA RAYA GERAKKALTENG. COM-Hingga saat ini tren jumlah orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 terus bertambah di Kota Palangka Raya. Terlebih lagi bagi pasien yang tercatat positif virus korona di ibukota Provinsi Kalteng ini sudah mencapai 10 orang. Hal ini memperlihatkan bahwa pandemi virus ini tidak pandang siapa yang menjadi sasarannya.

Bahkan Walikota Palangka Raya, Fairid Naparin jugs tercatat saat ini sebagai daftar pasien Orang Dalam Pemantauan (ODP).
Bagusnya, Walikota Fairid, tidak ragu untuk mengumumkan secara langsung melalui akun pribadinya, jika dirinya terpapar virus corona dan saat ini telah menjadi pasien ODP.

Keterbukaan Fairid tersebut mendapat apresiasi dari sejumlah kalangan masyarakat dan juga para anggota legislatif. Salah satunya yakni dari anggota DPRD Palangka Raya, Shopie Ariany.

Menurut Shopie, apa yang diungkapkan walikota sudah benar. Seperti mengumumkan dirinya terjangkit imbas dari virus corona.
Artinya, secara tidak langsung walikota tidak ingin aparatur lainnya sampai ada yang tertular lagi.

“Dengan begitu, maka orang disekitar dapat mengetahui dan dapat meningkatkan kewaspadaan,”terang Shopie, Jumat (3/4/2020).

Paling tidak secara umum lanjut Shopie, masyarakat dapat menjaga jarak bukan berarti mengasingkan orang yang terpapar virus corona, namun akan lebih berhati-hati dan mulai patuh serta taat menjalankan aturan pemerintah terkait pencegahan penularan Covid-19 itu.

Selebihnya, wanita yang menjabat sebagai Wakil Ketua II Komisi C DPRD Palangka Raya ini menuturkan, apa yang telah dilakukan walimota bisa menjadi contoh bagi pejabat publik lainnya, tidak perlu takut untuk menyampaikan apabila sedang sakit terpapar virus corona.

“Justru dengan demikian, akan mengurangi penularan dan membantu pemerintah di dalam meminimalisir penyebaran Covid-19 khususnya di Kota Palangka Raya,”tutup Shopie.VD

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *