DPRD Kotawaringin TimurKotawaringin Timur

Kesadaran Warga Membeli Barang Meningkat

"Alhamdulillah untuk tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya. Kalau untuk tahun sebelumnya cukup banyak barang-barang yang kami temukan sampai berkarung-karung. Sekarang sedikit. Paling hanya dari beberapa toko," kata M Tahir.

gerakkalteng.com – SAMPIT – Rupanya kesadaran masyarakat, khususnya para pemilik toko atau swalayan yang menjual makanan dan minuman di Kabupaten Kotawaringin Timur, sudah meningkat. Buktinya, saat Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) setempat mengecek barang atau makanan dan minuman sebelum lebaran atau Hari Raya Idulfitri 1441 Hijriah, tidak banyak menemukan yang kedaluwarsa atau rusak. Jumlahnya sangat sedikit, jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Dari pengecekan yang dilakukan bersama tim gabungan dari Dinas Kesehatan maupun Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kotim dan pihak lainnya, barang yang ditemukan kedaluwarsa dan rusak kemasannya berkurang dari tahun sebelumnya.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Perdagangan Diperdagin Kotim M Tahir usai melakukan pengecekan di beberapa toko, pasar dan swalayan yang ada di Kota Mentaya.

“Alhamdulillah untuk tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya. Kalau untuk tahun sebelumnya cukup banyak barang-barang yang kami temukan sampai berkarung-karung. Sekarang sedikit. Paling hanya dari beberapa toko,” kata M Tahir.

Menurut dia, berkurangnya barang yang kedaluwarsa, termasuk yang rusak kemasan makanan dan minuman juga dikarenakan pengecekan rutin yang dilakukan pihaknya setiap tahun sebelum perayaan hari-hari besar. Seperti menjelang hari raya atau hari-hari besar lainnya.

Ia berharap kepada masyarakat Bumi Habaring Hurung agar selalu sadar akan pentingnya makanan dan minuman yang layak dikonsumsi. Hal tersebut demi kesehatan dan keamanan bagi masyarakat yang mengonsumsi makanan dan minuman yang dijual di pasar, toko hingga swalayan itu.

“Alhamdulillah karena kami setiap tahun rutin memeriksanya (makanan dan minuman), kesadaran mereka pemilik toko dan swalayan cukup baik, sehingga berkurang (barang kedaluwarsa dan kemasan rusak). Untuk tahun ini, mudah-mudahan masyarakat paham. Karena kami juga mengedukasi mereka supaya paham tentang barang layak untuk dikonsumsi,” tegasnya. (drm)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *