HeadlineKalimantan Tengah

ODP Covid-19 Kalteng Bertambah, Ini Pesan Sugianto Sabran

“Tak bosan-bosannya saya meminta kepada mmasyarakat Kalimantan Tengah, agar selalu mematuhi anjuran pemerintah, terkait protap kesehatan, seperti menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), sering-sering mencuci tangan menggunakan sabun pada air yang mengalir,” Ucap bapak H. Sugianto Sabran yang juga selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 (GTPPC-19) Provinsi Kalteng tersebut.

gerakkalteng.com – PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) bapak H Sugianto Sabran menyampaikan informasi perkembangan penanganan COVID-19 di wilayah Kalteng per hari Minggu (3/5/2020) sekira pukul 15.00 WIB.

Untuk informasi terkini, terjadi penambahan 20 Orang Dalam Pengawasan (ODP) sehingga totalnya hingga hari Minggu (3/5) ada sebanyak 398 orang, jika dibandingkan hari Sabtu (2/5) kemarin, yakni ada 378 orang.

“Tak bosan-bosannya saya meminta kepada mmasyarakat Kalimantan Tengah, agar selalu mematuhi anjuran pemerintah, terkait protap kesehatan, seperti menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), sering-sering mencuci tangan menggunakan sabun pada air yang mengalir,” Ucap bapak H. Sugianto Sabran yang juga selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 (GTPPC-19) Provinsi Kalteng tersebut.

Lanjut, bapak H. Sugianto Sabran mengingatkan agar tetap tinggal di rumah, bekerja dari rumah, belajar dari rumah dan beribadah dari rumah. Jangan bepergian, bila tidak ada kepentingan yang sangat mendesak. Selalu menggunakan masker, bila berada di luar rumah dan tetap menjauh dari kerumunan, dengan menerapkan sosial dan physical distancing.

“Karena, selain pemerintah dalam upaya memutus mata rantai penyebaran COVID-19, masyarakat juga memiliki peranan sangat penting, yakni dengan cara mengikuti berbagai protap kesehatan yang telah dianjurkan oleh pemerintah,” pesan Gubernur Kalteng bapak H. Sugianto Sabran mengingatkan seluruh masyarakat Kalteng.

Di tempat terpisah, Ketua Pelaksana Harian GTPPC-19 Kalteng yang juga selaku Kepala BPBD Provinsi Kalteng, H Darliansyah menyebutkan, Jumlah ODP per hari Minggu (3/5) ada sebanyak 398 orang, bertambah 20 orang jika dibandingkan hari Sabtu (2/5) kemarin, yakni ada sebanyak 378 orang.

Jumlah PDP per hari Minggu (3/5) ada sebanyak 54 orang, berkurang 2 orang jika dibandingkan hari Sabtu (2/5) kemarin, yakni ada sebanyak 56 orang.

Sedangkan untuk pasien terkonfirmasi positif COVID-19 per hari Minggu (3/5) tetap sama dengan hari Sabtu (2/5) kemarin, yakni ada sebanyak 157 orang.

Begitupula, untuk jumlah pasien positif COVID-19 yang sedang dirawat per hari Minggu (3/5) juga tetap sama dengan hari Sabtu (2/5) kemarin, yakni ada sebanyak 135 orang.

Untuk pasien sembuh per hari Minggu (3/5) juga tetap sama dengan hari Sabtu (2/5) kemarin, yakni ada sebanyak 15 orang. Dan pasien yang meninggal dunia karena tertular COVID-19, per hari Minggu (3/5) tetap sama dengan hari Sabtu (2/5) kemarin, yakni ada 7 orang.

Selanjutnya, jumlah orang yang sedang menjalani pemeriksaan Rapid Tes, per hari Minggu (3/5) ada sebanyak 551 orang (terhitung dari sejak awal), dengan hasil positif ada sebanyak 157 orang, negatif ada sebanyak 176 orang dan sedang diperiksa ada sebanyak 218 orang.

Untuk daerah yang berstatus zona merah COVID-19 di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah, per hari Minggu (3/5) tetap sama dengan hari Sabtu (2/5) kemarin, yakni terdapat di 13 daerah, terdapat di 1 Kota dan 12 Kabupaten, meliputi Kota Palangka Raya, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).

Kotawaringin Timur (Kotim), Katingan, Pulang Pisau (Pulpis), Kapuas, Barito Timur (Bartim), Barito Utara (Barut), Barito Selatan (Barsel), Murung Raya (Mura), Seruyan, Lamandau dan Gunung Mas (Gumas). Sedangkan daerah yang masih berstatus zona hijau, yakni di Kabupaten Sukamara

“Data tersebut bersifat kumulatif, sehingga meskipun terdapat pasien sembuh jumlah pasien positif tidak berubah dan zona merah tidak berganti. Data ini juga bersifat dinamis, sehingga pada tiap hari akan berbeda,” tutupnya. (YS)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *