DPRD Kota Palangka RayaHeadlinePalangka Raya

Alat PCR Tiba, Palangka Raya Bersiap Uji Spesimen Mandiri

Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kota Palangka Raya, Emi Abriyani mengungkapkan, dari sisi kesehatan, maka pihaknya baru saja menerima alat polymerase chain reaction (PCR) atau alat tes swab Covid-19 yang di tempatkan di RSUD Kota Palangka Raya.

PALANGKA RAYA,GERAKKALTENG.COM -Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kota Palangka Raya, Emi Abriyani mengungkapkan, dari sisi kesehatan, maka pihaknya baru saja menerima alat polymerase chain reaction (PCR) atau alat tes swab Covid-19 yang di tempatkan di RSUD Kota Palangka Raya.

Kedatangan alat tersebut kata dia, masih belum bisa digunakan, sebab harus dilakukan pengaturan. Terutama ketepatan kalibrasinya.
Setidaknya dengan kedatangan alat tes swab Covid-19 ini, Palangka raya sudah bisa uji specimen Covid-19 secara mandiri,”ungkapnya,kemarin.

Sementara itu untuk alat rapid tes lanjut Emi, saat ini masih berproses. Namun jauh sebelumnya alat tersebut sudah di pesan dan dibeli. tinggal hanya menunggu kedatanganannya saja.

“Sebanyak 20 ribu alat rapid tes dibeli. Rencananya akan digunakan bersamaan dengan alat PCR yang lebih dahulu datang,”terangnya.

“Nah, ketika ada masyarakat yang hasil rapidnya menunjukan reaktif maka bisa cepat tindak lanjuti dengan melakulan swab tes karena kita sudah punya alat PCR sendiri,”tambahnya .

Dengan keberadaan alat uji spesimen ini kata dia, maka diharapkan dapat mendeteksi dan mempercepat memutus mata rantai sebaran Covid-19 di Kota Palangka Raya.

Ditanya terkait rencana rapid test massal, Emi menyebut akan dilakukan bagi para pedagang di pasar tradisonal yang ada.

Selain itu kami rencanakan rapid tes masal dilakukan juga di beberapa daerah rawan sebaran Covid-19 . Termasuk merambah ke lingkungan RT dan RW. Saat ini masih dalam tahap pemetaan lokasi dan sasaran,”bebernya.

Khusus untuk pedagang, yang mana saat rapid test hasilnya reaktif, maka tidak di perbolehkan berdagang dan apabila hasilnya non reaktif maka tetap dipersilahkan berdagang namun dengan menerapkan standar protokol kesehatan yang ada.VD

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *