DPRD Kalimantan TengahKalimantan Tengah

Pemprov Kalteng Gelontorkan Rp 90 Miliar untuk Perangi Covid-19

Total anggaran yang dikeluarkan oleh Pemprov Kalteng sebesar Rp 90 miliar lebih dari anggaran yang disiapkan sekitar Rp200 miliar lebih, baik untuk membeli alat PCR pengecekan tes dan uji Covid-19, membeli 1 juta masker dan penanganan tim gugus tugas provinsi serta lainya.

gerakkalteng.com – PALANGKA RAYA – Setelah melakukan validasi, verifikasi serta pengecekan data warga penerima bantuan oleh aparat penegak hukum (APH), Pemprov Kalteng akhirnya dapat membagikan bantuan sosial dari anggaran APBD Provinsi Kalteng untuk masyarakat yang terdampak sosial akibat pandemi virus corona.

Gubernur Sugianto merasa gembira dan senang saat penyerahan Bansos, karena tidak ada kendala lagi dalam mengeluarkan bantuan sosial untuk masyarakat dari dana APBD Provinsi Kalteng yang dinanti masyarakat.

Total anggaran yang dikeluarkan oleh Pemprov Kalteng sebesar Rp 90 miliar lebih dari anggaran yang disiapkan sekitar Rp200 miliar lebih, baik untuk membeli alat PCR pengecekan tes dan uji Covid-19, membeli 1 juta masker dan penanganan tim gugus tugas provinsi serta lainya.

“Alhamdulillah Wa Syukurillah, akhirnya bisa disalurkan bansos dari dana Pemprov. Kami mohon maaf kepada warga yang menunggu lama dan bertanya kapan Pemprov Kalteng membagikan BLT, dan ini sudah dimulai dari beberapa orang sebagai simbolis. Penyaluran ini melalui Bank Kalteng dan dua bank swasta lainya, satu kepala keluarga (KK) Rp500 ribu, tadi saya dan warga penerima mengecek sama sama uangnya dan sesuai. Atas izin DPRD dan APH, penyaluran bansos Pemprov Kalteng kami mulai,” kata Gubernur Sugianto sembari menyerahkan uang bantuan langsung tunai (BLT) kepada sejumlah warga penerima di aula Jayang Tingang (AJT), Jumat (22/5/2020), siang.

Disaksikan Ketua DPRD Kalteng, Kapolda, Dandrem, Kejati, Ketua Pengadilan Tinggi, Ketua MuI, Muhammadiyah, NU, Ormas, sejumlah SOPD dan Kemenag, Gubernur Sugianto menyebut bantuan tersebut untuk sebanyak 180 ribu KK, dimana dilakukan secara bertahap.

“Kita salurkan mulai hari ini secara bertahap. Untuk Kota Palangka Raya dan wilayah Barito kami lakukan, kemudian dilanjutkan daerah lain. Kita prioritaskan warga di daerah yang terdampak langsung. Karena kami Pemprov dapat data dari Dinsos kabupaten/kota, jadi kami menyalurkan apabila data dari daerah oke dan saat ini sudah validasi dan aman, kami bagikan,” kata Sugianto.

Didampingi pelaksana tugas Kepala Dinas Sosial Rian Tangkudung serta Dirut Bank Kalteng, Yayah Diasmono, Gubernur Sugianto menegaskan Bank Kalteng berperan dalam membantu penyaluran Bansos Pemprov Kalteng tersebut sekaligus ingin menunjukan bank milik daerah yang eksis dan sudah maju untuk membantu masyarakat Kalteng.

“Sekali lagi kami mohon maaf apabila bansos ini dianggap lambat, karena kami sudah berupaya namun harus mengacu pada aturan,” pungkasnya. (gbn/agg)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *