DPRD Kotawaringin TimurKotawaringin Timur

Permintaan Surat Pengantar Keluar Daerah Meningkat

“Setiap harinya puluhan orang datang ke posko untuk meminta surat pengantar perlengkapan dokumen untuk bepergian keluar daerah. Setiap hari permintaan surat itu selalu meningkat,” kata Ikhsan, seorang relawan yang bertugas di posko gugus tugas dalam menangani permintaan surat untuk warga, Selasa (16/6/2020). 

Gerakkalteng.com – SAMPIT – Sejak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PKM), banyak warga yang mencari surat keterangan untuk mendukung perjalanan mereka keluar daerah dari Kabupaten Kotawaringin Timur. Pada Selasa (16/6/2020), puluhan warga antre untuk mendapatkan surat pengantar perlengkapan dokumen yang dikeluarkan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kotim.

“Setiap harinya puluhan orang datang ke posko untuk meminta surat pengantar perlengkapan dokumen untuk bepergian keluar daerah. Setiap hari permintaan surat itu selalu meningkat,” kata Ikhsan, seorang relawan yang bertugas di posko gugus tugas dalam menangani permintaan surat untuk warga, Selasa (16/6/2020).

Menurut dia, bagi pelaku perjalanan yang ingin ke luar wilayah Kotim diwajibkan mengajukan permohonan untuk memperoleh surat pengantar dari gugus tugas.

Dikatakan Ikhsan, surat permohonan yang diajukan wajib melampirkan foto copy KTP atau identitas lainnya. Jika perjalanan luar daerah bersifat kedinasan, maka wajib melampirkan surat pengantar atau bukti surat tugas dari instansti yang bersangktuan.

Menurut dia, kebanyakan warga yang meminta surat keterangan tersebut, untuk bepergian ke Pulau Jawa menggunakan kapal laut. Surat tersebut digunakan sebagai pengantar perlengkapan dokumen. Salah satunya untuk melakukan rapid test.

“Surat pengantar dari gugus tugas Kotim tidak dipungut biaya sedikit pun. Tetapi untuk keperluan rapid test untuk kebutuhan pribadi ada biaya,” ungkapnya.

Rapid test untuk daerah Kotawaringin Timur bisa dilakukan di tiga tempat. Yaitu di Klinik Seribu Dahan, Neosigma, dan Klinik Prodia. Sementara untuk bepergian melewati udara, atau lewat Bandara H Asan Sampit, telah menyediakan alat rapid test sendiri.

Juru bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Kotim, Multazam mengatakan, surat rekomendasi perjalanan keluar daerah di wilayah Kotawaringin Timur hanya bisa diterbitkan Tim Gugus Tugas Percepatan dan Pengendalian Covid -19 Kotim. Lain dari itu tidak diperkenankan.

Dimana, pelaku perjalanan diwajibkan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dan mengikuti pemeriksaan rapid test pada fasilitas kesehatan yang ditunjuk tim gugus tugas untuk mengantongi surat rekomendasi bebas Covid-19 sebagai syarat keberangkatan.

Saat ini, Pemkab Kotim mempersiapkan diri menuju kehidupan baru di tengah pandemi Covid-19. Bandara dan pelabuhan, kembali diizinkan untuk beroperasi. Namun sesuai protokol kesehatan Covid-19. (drm)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *