DPRD Gunung Mas

Terkait Musrenbang, Masyarakat Diminta Berpartisipasi Aktif

”Melalui musrenbang, semua usulan masyarakat akan diterima. Apabila masuk dalam skala prioritas, maka akan diakomodir. Untuk itu, seluruh masyarakat seharusnya aktif dalam memberikan usulan,” ucap Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas, Evandi, Rabu (2/2/2021).

GERAKKALTENG.com – KUALA KURUN – Dalam waktu dekat akan dilakukan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di tahun 2021. Seluruh masyarakat diminta untuk berpartisipasi aktif pada kegiatan rutin tahunan ini, sehingga usulan yang akan disampaikan benar-benar terukur.

”Melalui musrenbang, semua usulan masyarakat akan diterima. Apabila masuk dalam skala prioritas, maka akan diakomodir. Untuk itu, seluruh masyarakat seharusnya aktif dalam memberikan usulan,” ucap Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas, Evandi, Rabu (2/2/2021).

Politikus Partai Nasional Demokrat (NasDem) ini mengatakan, pelaksanaan musrenbang untuk menentukan program selanjutnya yang akan dilaksanakan di tahun 2021. Karena anggaran belum diketahui secara pasti jumlahnya, maka usulan yang diajukan harus terukur dan menjadi prioritas masyarakat.

”Apabila nantinya ada usulan yang tidak terakomodir, maka masyarakat jangan berkecil hati dan kecewa. Ini bukan berarti usulan mereka diabaikan, namun memang harus didahulukan mana yang menjadi skala prioritas,” ujarnya.

Dia menuturkan, meski tidak semua usulan yang disampaikan bisa diakomodir, namun pelaksanaan musrenbang sangat penting dalam menentukan apa saja yang skala prioritas usulan dari pihak desa, kelurahan, dan kecamatan.

”Setelah itu, semua usulan yang masuk nanti akan dibahas pada musrenbang tingkat kabupaten. Dari sini akan dapat diketahui usulan mana saja yang bisa diakomodir dari musrenbang desa, kelurahan, dan kecamatan,” tuturnya.

Sejauh ini, kata dia, untuk Kabupaten Gumas yang menjadi pembangunan skala prioritas adalah peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), dan penciptaan peluang kerja atau usaha bagi masyarakat. Ini dikatakan prioritas, karena mata pencarian utama masyarakat hanya dua, yakni penambangan emas tradisional dan bertani karet.

”Tentu kedua usaha itu tidak bisa terus diandalkan, karena Sumber Daya Alam (SDA) yang kita miliki perlahan-lahan akan habis. Untuk itu, harus ada upaya dari pemerintah untuk meningkatkan SDM dan menciptakan peluang usaha dan kerja bagi masyarakat,” terangnya. (hms/sog)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *