DPRD Gunung MasGunung Mas

Pembangunan Sei Kahat Dimulai

”Kami ingatkan kepada kontraktor pelaksana pembangunan jembatan ini, agar bekerja dengan baik dan benar, sesuai dengan ketentuan berlaku. Utamakan kualitas serta tepat waktu,” ucap Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gumas Evandi, Minggu (11/4/2021).

GERAKKALTENG.com – KUALA KURUN – Saat ini, penandatangan kontrak pelaksanaan pembangunan Jembatan Sei Kahat telah dilakukan. Dalam waktu dekat, pengerjaan jembatan yang berlokasi di Jalan Sangkurun, Kelurahan Kuala Kurun, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas (Gumas) akan segera dilakukan.

”Kami ingatkan kepada kontraktor pelaksana pembangunan jembatan ini, agar bekerja dengan baik dan benar, sesuai dengan ketentuan berlaku. Utamakan kualitas serta tepat waktu,” ucap Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gumas Evandi, Minggu (11/4/2021).

Politikus Partai Nasional Demokrat (NasDem) ini menuturkan, berkualitas dan tepat waktu dalam pelaksanaan pembangunan Jembatan Sei Kahat ini sangat penting, sehingga menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat, serta pekerjaan dilaksanakan sesuai waktu yang ditetapkan.

”Kami ingin seluruh pekerjaan pembangunan Jembatan Sei Kahat ini nantinya tidak asal-asalan. Harus dikerjakan sesuai ketentuan yang ada di dalam kontrak dan selalu utamakan kualitas,” tegasnya.

Kepada Dinas Pekerjaan Umum (DPU) setempat, juga diharapkan untuk selalu melakukan pengawasan terhadap setiap pekerjaan pembangunan Jembatan Sei Kahat. Ini untuk memastikan kontraktor pelaksana bekerja dengan baik dan benar.

”Kami meminta pekerjaan pembangunan Jembatan Sei Kahat ini selesai tepat waktu yakni pada 31 Oktober 2021 mendatang,” ujar Legislator dari daerah pemilihan (dapil) III mencakup Kecamatan Tewah, Kahayan Hulu Utara (Kahut), Damang Batu, dan Miri Manasa ini.

Terpisah, Kepala DPU Kabupaten Gumas Baryen, melalui Kabid Bina Marga Bambang Jaya mengatakan, setelah penandatangan kontrak, DPU bersama kontraktor pelaksana sudah melakukan mutual cek, untuk memastikan kondisi Jembatan Sei Kahat yang akan dibangun.

”Pengecekan ini untuk melihat kondisi di lapangan sebelum pengerjaan. Kami bersama mengidentifikasi apa saja yang ada dan membahas teknis, sehingga tidak ada kendala lagi di kemudian hari,” terangnya.

Dari pengecekan itu, kata Bambang, yang perlu disosialisasikan ke masyarakat adalah keberadaan pipa PDAM dan kabel jaringan listrik. Tentu hal ini akan dikoordinasikan dengan pemangku kebijakan, dalam hal ini pihak kecamatan dan kelurahan.

”Selain itu, kami juga akan berkoordinasikan dengan pihak Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gumas, terkait pengalihan arus lalu lintas selama pengerjaan Jembatan Sei Kahat ini,” pungkasnya. (sog/yog)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *