DPRD Kotawaringin TimurKotawaringin Timur

Pengusaha Kapal Cepat Diminta Utamakan Kesalamatan Penumpang

"Kami mengingatkan para pemilik transportasi ataupun agen angkutan sungai agar melengkapi fasilitas keselamatan bagi para penumpang dalam perjalanannya, karena pada saat kita menerbitkan izin gerak mereka harus melengkapi izin syarat seperti baju pelampung dan lainnya," ujar Plt Dinas Perhubungan Kabupaten Kotim Siagano, Rabu (28/4/2021).

SAMPIT – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) meminta kepada seluruh agen taksi perjalanan sungai dari Sampit menuju Katingan untuk mengutamakan keselamatan penumpang dalam perjalanan. Terlebih menjelang lebaran Idulfitri 1442 Hijriah.

“Kami mengingatkan para pemilik transportasi ataupun agen angkutan sungai agar melengkapi fasilitas keselamatan bagi para penumpang dalam perjalanannya, karena pada saat kita menerbitkan izin gerak mereka harus melengkapi izin syarat seperti baju pelampung dan lainnya,” ujar Plt Dinas Perhubungan Kabupaten Kotim Siagano, Rabu (28/4/2021).

Dikatakannya, saat ini sejumlah warga Katingan seperti Kecamatan Katingan Kuala, Mendawai, Pagaran dan Kamipang telah menggantungkan akses perjalanan antar Kabupaten mereka menggunakan via sungai. Maka dari itu pelampung sangat penting disiapkan, karena bisa bisa digunakan para penumpang apabila terjadi kecelakaan di sungai.

“Kami juga meminta agar semua agen mematuhi aturan, jangan sampai membawa penumpang berlebihan karena itu sangat membahayakan, terlebih lagi angkutan sungai sudah pernah mengalami beberapa kali kecelakaan,” ucap Siagano.

Dirinya juga mengatakan pihaknya tidak pernah berhenti mengingatkan penyedia jasa untuk mengutamakan keselamatan, dan berharap kecelakaan tranportasi sungai jangan sampai terjadi, dan meminta kepada petugas Dinas Perhubungan yang berada di pelabuhan Hambaring Hurung agar melakukan pengecekan peralatan keselamatan angkutan umum sungai tersebut.

“Penyedia jasa angkutan sungai juga harus mengantongi dokumen yang sah. Selain itu, jangan sampai mengejar pendapatan tanpa mengutamakan keselamatan. Kalau kelengkapan keselamatannya tidak memenuhi ketentuan, agar jangan diberikan izin untuk berangkat membawa penumpang,” tegasnya. (sog)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *