DPRD Kotawaringin TimurKotawaringin Timur

Halikinnor Berharap Perusahaan Bantu Pembangunan Kotim

"Pembangunan suatu daerah tidak  hanya dibebankan kepada pemerintah saja, tapi perusahaan yang menjalankan bisnis di daerah tersebut. Mereka harus peduli dalam membantu berbagai pembangunan," tegas Halikinnor, Rabu (26/6/2021).

SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), H Halikinnor meminta kepada para investor yang berinvestasi di daerah tersebut bisa membantu pemerintah daerah dalam hal pembangunan Bumi Habaring Hurung.

“Pembangunan suatu daerah tidak  hanya dibebankan kepada pemerintah saja, tapi perusahaan yang menjalankan bisnis di daerah tersebut. Mereka harus peduli dalam membantu berbagai pembangunan,” tegas Halikinnor, Rabu (26/6/2021).

Dia mengatakan, kalau pihak perusahaan peduli, maka beban pemerintah daerah dalam membangun Kotim ringan. Sekarang ini, Pemkab Kotim memiliki keterbatasan anggaran dalam melakukan berbagai pembangunan, apalagi adannya refocusing anggaran lantaran pandemi Covid-19. Untuk itu perlu keterlibatan secara langsung pihak swasta dalam hal ini perusahaan yang ada di Kotim untuk membantu mempercepat pembangunan daerah.

“Bantuan yang diberikan seperti perkembangan di dunia pendidikan, kesehatan maupun pembangunan infrastruktur. Hal itu sangat kami harapkan,” tandasnya.

Bantuan itu, terang bupati bisa melalui dana Corporate social Responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan. Dengan dana tersebut, bisa merekrut tenaga pendidik agar anak usia sekolah terutama yang berada di wilayah pedalaman atau pedesaan bisa juga turut mengenyam bangku pendidikan.

Halikinnor menjelaskan, sejauh ini sudah ada beberapa perusahaan besar swasta yang bergerak di bidang pengolahan kelapa sawit menerapkan atau menggunakan CSR untuk turut memajukan pendidikan Kotim. Kendati demikian, kedepannya harus semua pihak perusahaan bisa memberikan dana tersebut agar bisa dirasakan masyarakat secara keseluruhan.

“Saya mengapresiasi kepada perusahaan perkebunan kelapa sawit yang sudah peduli dengan pembangunan Kotim melalui dana CSR,” tukasnya.

Selain pada dunia pendidikan, orang nomor satu di Kotim ini juga mengharapkan dana CSR dari perusahaan juga bisa dimanfaatkan seperti dengan membantu pembangunan infrastruktur jalan, jembatan dan lainnya di daerah pelosok. (sog/agg)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *