DPRD Kotawaringin TimurKotawaringin Timur

Stok Terbatas, Masyarakat Diminta Bersabar untuk Vaksin

“Untuk sementara vaksin masih kosong dan belum datang, yang ada ini hanya untuk yang sudah ter daftar dan sekarang sudah tutup.  Saya minta warga agar tidak berkerumunan seperti ini,” kata Halikinnor saat menjelaskan kepada warga.

GERAKKALTENG.com – SAMPIT – Antusias masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terhadap vaksin Covid-19 cukup tinggi. Hal itu terlihat dari lonjakan pendaftar peserta vaksin baik melalui puskesmas maupun di beberapa tempat yang sudah disediakan oleh dinas kesehatan setempat.

Bupati Kotim, H Halikinnor turun langsung memberikan penjelasan kepada masyarakat yang membludak mengikuti vaksinasi yang digelar di Pusat Pelayanan Kesehatan (Puskesmas) Baamang I, Rabu (28/7/2021).

“Untuk sementara vaksin masih kosong dan belum datang, yang ada ini hanya untuk yang sudah ter daftar dan sekarang sudah tutup.  Saya minta warga agar tidak berkerumunan seperti ini,” kata Halikinnor saat menjelaskan kepada warga.

Lebih lanjut, bupati mengatakan, saat ini Pemkab Kotim sangat bergantung pada supply vaksin. Sebenarnya Kotim sangat jauh lebih siap.

“Maksudnya kita mau dikasih berapa saja bisa habis cepat. Tapi karena dari pengirim terbatas, maka kita mohon maaf kepada masyarakat yang saat ini belum menerima vaksinasi,” ucapnya.

Halikinnor mohon, masyarakat mengerti dan bersabar, semua pasti akan divaksin, hanya menunggu waktunya saja karena ketersediaan vaksin memang terbatas. Vaksinasi akan terus dilakukan, masyarakat tidak perlu khawatir.

“Vaksinasi yang digelar di Puskemas Baamang I pada hari ini sudah dijadwalkan sebelumnya. Karena kuota vaksin terbatas, maka tidak semua warga yang dapat divaksin. Saya minya Tidak usah kerumunan seperti ini karena sudah dijadwalkan. Tidak perlu takut dan khawatir tidak akan mendapatkan vaksin,” tukasnya.

Dia mengimbau, kepada masyarakat agar tetap taat pada protokol kesehatan 5M. Memakai masker, menjaga jarak,mencuci tangan, menghindari kerumunan, meminimalisir mobilisasi. Karena saat ini  kasus penularan virus Covid-19 di wilayah Kabupaten Kotim cukup tinggi. (sog)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *