Barito Timur

Jam Kerja ASN Berubah Selama Ramadan

"Surat edaran Nomor : 800/61/ORG, tentang pengaturan jam kerja selama bulan Ramadhan 1443 H tahun 2022 bagi ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten Barito Timur," jelas Ampera A.Y Mebas, Senin (4/4/2022).

Foto : Ilustrasi

GERAKKALTENG.com – Tamiang Layang – Selama bulan Ramadan 1443 H/2022, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Timur (Bartim) keluarkan surat edaran (SE) yang mengatur kerja aparatur sipil negara (ASN).

Ini menindaklanjuti SE Menpan – RB bernomor : 11/2022, tentang jam kerja ASN pada bulan puasa tahun ini.

“Surat edaran Nomor : 800/61/ORG, tentang pengaturan jam kerja selama bulan Ramadhan 1443 H tahun 2022 bagi ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten Barito Timur,” jelas Ampera A.Y Mebas, Senin (4/4/2022).

Lanjut Ampera A.Y Mebas, bagi /unit kerja yang memberlakukan 5 hari kerja.

“Hari Senin s/d Kamis masuk kantor mulai pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 15.00 WIB, dengan waktu istirahat pukul 12.00 WIB s/d pukul 12.30 WIB. Sedangkan hari Jumat ASN dengan lima hari kerja masuk pukul 08.00 WIB sampai dengan 15.30 WIB dengan waktu istirahat mulai pukul 11.30 s/d 12.30 WIB,” ungkap Ampera A.Y Mebas.

Sementara itu, disampaikan bupati bagi perangkat / unit kerja yang memberlakukan 6 hari kerja, maka diberlakukan ketentuan masuk kerja dengan jadwal.

“Senin dan Kamis masuk kantor mulai pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 14.00 WIB dengan waktu istirahat pukul 12.00 WIB s/d 12.30 WIB. Sedangkan hari Jumat ASN dengan enam hari kerja masuk pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 15.30 WIB dengan waktu istirahat mulai pukul 11.30 s/d 12.30 WIB,” ungkap bupati.

Untuk itu, Bupati menginstruksikan pada rumah sakit/ Puskesmas, pemadam kebakaran, keamanan dan ketertiban, perbankan, perhubungan, perpajakan, bea cukai dan unit kerja pelayanan lainnya yang sejenis.

“Diharapkan agar mengatur penguasaan pegawai/ karyawan pada bulan suci ramadhan,” pinta bupati.

Meski dalam suasana bulan Ramadan, Ampera A.Y Mebas juga mengingatkan kepada seluruh ASN untuk tetap disiplin protokol kesehatan guna mencegah terjadinya penularan Covid-19. (ags/sog)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *