DPRD Kotawaringin Timur

Selama Ramadan, Petugas Kesehatan Diminta Standby

“Kami minta mereka (tenaga  kesehatan) dimanapun mereka ditugaskan, untuk selalu stanby  ditempat tugas mereka, karena kebutuhan akan kesehatan dan keselamatan ini bergantung pada ada atau tidaknya tenaga kesehatan itu sendiri,” sebut Riskon. 

GERAKKALTENG.com – SAMPIT – Anggota Komisi III DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Riskon Fabiansyah meminta agar pemerintah daerah setempat memberikan imbauan kepada setiap tenaga kesehatan yang bertugas di daerah pedalaman, maupun di kota Sampit ini pada umumnya untuk tetap stanby dalam memberikan pelayanan  kesehatan kepada masyarakat di  saat bulan ramadan ini.

“Kami minta mereka (tenaga  kesehatan) dimanapun mereka ditugaskan, untuk selalu stanby  ditempat tugas mereka, karena kebutuhan akan kesehatan dan keselamatan ini bergantung pada ada atau tidaknya tenaga kesehatan itu sendiri,” sebut Riskon.

Politisi partai Golkar tersebut meminta, kepada pihak teknis yakni Dinas Kesehatan untuk terus meningkatkan pengawasan terhadap setiap tenaga  medis yang ditugaskan untuk melayani kepentingan kesehatan  masyarakat disetiap kecamatan dan desa di Kotim ini.

“Kami minta dinas terkait terus memantau dan mengevaluasi kinerja tenaga medisnya di setiap  kecematan dan desa di Kotim ini,  kalau memang kerjaannya tidak benar sebaiknya cepat diganti agar  tidak menjadi persoalan dan berdampak bagi kesehatan dan keselamatan masyarakat,” ungkapnya.

Riskon menambahkan, dalam momentum bulan ramadhan ini tentunya setiap manusia yang ada di muka bumi ini akan giat dan bahkan gencar mencari pahala hidup, demikian pula para tenaga kesehatan, diharapkan ikhlas dalam bertugas dan bertanggungjawab serta mengedepankan  kepentingan sosial.

“Dijadikan ladang mencari pahala, tenaga medis juga merupakan ASN yang menganut sumpah jabatannya yang melekat pada diri mereka, jadi jangan nodai sumpah itu dengan meninggalkan tugas, atau terlalu pamrih  dalam melayani masyarakat,” pungkas Riiskon. (Ok/Sog)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *