DPRD Kotawaringin Timur

Galakkan Kembali Budaya Gotong Royong

"Kami sangat mendukung pemerintah Kabupaten Kotim, menggalakkan kembali budaya gotong royong, saya melihat budaya tersebut sudah mulai berkurang apalagi di wilayah perkotaan," kata Rinie, saat dibincangi diruang kerjanya, Senin (23/5/2022).

GERAKKALTENG.com – SAMPIT – Ketua DPRD Kabupat­en Kotawaringin Timur (Kotim), Dra Rinie sangat mendukung pemerintah daerah kembali meng­galakkan budaya gotong royong. Hal ini dikarenakan sekarang ini budaya gotong royong di wilayah Kota Sampit sudah berkurang.

“Kami sangat mendukung pemerintah Kabupaten Kotim, menggalakkan kembali budaya gotong royong, saya melihat budaya tersebut sudah mulai berkurang apalagi di wilayah perkotaan,” kata Rinie, saat dibincangi diruang kerjanya, Senin (23/5/2022).

Dirinya mengatakan, pemerin­tah dan masyarakat harus bersa­ma-sama dalam menyelesaikan berbagai permasalahan di daerah ini, seperti banjir yang terjadi set­iap terjadi hujan desar yang men­ganangi sebagian jalan maupun perumahan warga, maka dengan menggalakkan gontong royong bersama-sama membersihkan saluran air atau drainase serta anak sungai banjir tidak akan terjadi.

“Gotong royong itu selain mer­upakan kewajiban sosial, dan juga dapat memecahkan permasa­lahan saat ini yaitu banjir yang sering terjadi apabila hujan deras mengguyur Kota Sampit, dengan melakukan goyong royong mem­bersihkan drainase maupun anak sungai, sehingga permasalahan ini dapat diatasi bersama,” ujar Rinie.

Politisi Partai PDI Perjuangan ini juga mengatakan Gotong Royong juga sudah menjadi adat budaya masyarakat Kabupaten Kotim sejak dulu. Bahkan semangat itulah yang dijadikan motto kabupaten ini dengan kata bahasa Dayak yaitu Habaring Hurung yang artinya gotong royong. (Ok/Sog)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *