DPRD Kotawaringin Timur

Semua Pihak Berperan Penting Tekan Kasus KDRT di Kotim

SAMPIT – Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) masih saja terjadi di lingkungan keluarga. Semua lapisan masyarakat pun harus terlibat agar kasus KDRT tidak sampai terus terjadi.

Dikatakan Sekretaris Komisi III DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), H Sanidin, di Kotim masuk di urutan sebagai penyumbang tingkat kekerasan cukup tinggi terhadap perempuan dan anak, terutama KDRT untuk Kalimantan Tengah.

“Dari catatan kita kekerasan terhadap perempuan dan anak lebih banyak terjadi di wilayah pelosok, karena minimnya partisipasi masyarakat dalam melaporkan insiden kekerasan yang terjadi,” kata Sanidin, Jumat (22/7/2022).

Disampaikan Politisi Partai Gerindra tersebut, jika semua lapisan masyarakat bisa bekerjasama, dipastikan kasus KDRT bisa diminimalisir, yakni, dengan segera melapor jika terjadi KDRT di lingkungan tetangga.

Ia menyebutkan, terdapat beberapa faktor yang berdampak pada minimnya pelaporan insiden KDRT di pelosok. Salah satunya yaitu ketergantungan hidup kaum perempuan terhadap suami dimana pelaporan terhadap insiden KDRT akan berefek domino pada perekonomian.

Disisi lain, bermunculan kasus gugat cerai baik di lembaga adat, sampai di pengadilan agama yang mana juga ditengarai akibat kasus kekerasan dalam rumah tangga itu sendiri. Dia menilai banyak fakta kaum perempuan di pelosok menggantungkan hidupnya kepada suami. Karena suami yang bertugas untuk menafkahi keluarga. (erk/bud)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *