DPRD Kota Palangka Raya

Tingkatkan Minat Literasi Anak Didik

Mendorong agar orang tua bisa kembali membatasi penggunaan gadget bagi anak, dan menggantinya dengan kebiasaan membaca buku.

Anggota Komisi C DPRD Palangka Raya, Heri Purwanto

GERAKKALTENG. com – Palangka Raya – Anggota Komisi C DPRD Palangka Raya, Heri Purwanto mendorong agar para orang tua yang memiliki anak usia sekolah untuk kembali membiasakan anak-anaknya gemar membaca buku.

Heri melihat, sejak pandemi Covid-19 merebak dua tahun terakhir, telah menyebabkan sekolah harus diliburkan dan menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ). Seiring kondisi itu pula maka budaya literasi semakin rendah.

“Anak-anak sekolah saat ini lebih gemar bermain gadget daripada membaca buku dan belajar. Memang cukup dilematis, karena belajar online mengharuskan mereka aktif menggunakan gadget untuk belajar,”tukasnya, Senin (25/7/2022).

Hanya saja ungkap Heri, dampak negatif anak didik yang aktif menggunakan gadget, membuat anak-anak banyak yang lupa waktu dengan gadget dan lupa belajar.

Terlepas dari itu legislator dari Partai Hanura ini mendorong agar orang tua bisa kembali membatasi penggunaan gadget bagi anak, dan menggantinya dengan kebiasaan membaca buku. Sebab adanya learning loss selama dilaksanakannya PJJ, akan berdampak pada penurunan minat baca dan kemampuan literasi, kognitif hingga verbal anak.

“Terus awasi mereka menggunakan gadget untuk apa. Apakah benar untuk belajar atau sekedar bermain game saja. Kita tidak bisa melarang mereka sepenuhnya, karena perkembangan teknologi dewasa ini menuntut mereka juga untuk belajar menggunakan gadget sebagai bahan pembelajaran. Tetapi tetap budayakan mereka membaca buku guna menggali khasanah pengetahuan mereka yang lebih baik,”ujar Heri.

Sementara itu Kepala Sekolah SDN 6 Palangka, Bayer mengakui di awal tahun ajaran 2022/2023 dalam sepekan terakhir ternyata masih ada beberapa kendala yang ditemui. Salah satunya adalah anak-anak yang masih kerap kedapatan membawa dan bermain handphone ke dalam kelas.

“Mungkin maksud orang tua memberikan handphone adalah agar mudah untuk menjemput mereka pulang sekolah. Tetapi sekolah inikan tempat untuk belajar. Jadi ada baiknya penggunaan handphone di dalam kelas dibatasi,” tutupnya.(VD)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *