DPRD Kotawaringin Timur

Dewan Kotim Dukung Jalan Tembus Bangkirai ke Tanah Mas

SURVEI: Anggota DPRD Kabupaten Kotim Dadang Siswanto beserta instansi terkait, pihak kelurahan, dan perusahaan serta warga saat melakukan survei jalan yang akan ditembus dari Bengkirai menuju Tanah Mas, Selasa (2/8/2022).

SAMPIT – Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dari Daerah pemilihan II yang meliputi Kecamatan Baamang dan Saranau, Dadang Siswanto mengatakan pihaknya beserta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), pihak Kelurahan Baamang Hulu dan pihak perusahaan melakukan survei lokasi pembuatan jalan tembus dari bengkirai menuju ke Kelurahan Tanah Mas.

“Kami bersama dinas terkait dan pihak perusahaan swasta melakukan survei lokasi pembuatan jalan tebus dari bengkirai menuju kelurahan tanah mas dan kami sangat mendukung jalan tersebut untuk
ditembuskan sehingga jalan tersebut menjadi jalan alternatif warga untuk menuju jalan Tjilik Riwut. Sehingga tidak harus memutar, apalagi rencana runway bandara akan diperpanjang,” kata Dadang saat dibincangi di ruang kerjannya Rabu (3/8/2022).

Menurutnya saat ini pihaknya bersama-sama tengah merencanakan pembangunan jalan tembus tersebut, karena diketahui askes jalan tersebut panjangnya sekitar 1,4 Km dengan lebar sekitar 16 meter. Padahal jalan yang ditembus tidak jauh dari Kelurahan Tanah Mas tetapi sayangnya askes jalannya belum tembus padahal itu sudah lama masyarakat mengharapkannya.

“Dengan ditembusnya jalan tersebut, selain mempermudah askes lalu lintas sehingga tidak harus melewati Tjilik riwut juga mempermudah warga mengangkut hasil kebun, pertanian dan lainnya. Selain itu juga dengan adanya jalan itu nantinya juga akan membuat dampak positif baik untuk meningkatkan ekonomi sehingga cepat berkembang,”ujar Dadang

Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kabupaten Kotim ini juga mengatakan, dari hasil cek lokasi bersama dinas PUPR pihak kelurahan dan masyarakat maka nantinya akan dibuat badan jalan terlebih dulu. Dengan menggunakan dana sharing antara pemerintah daerah dan perusahaan swasta yang ada di sekitar wilayah tersebut.

“Saat ini perencanaan dan anggaran biayanya sedang dilakukan penghitungan oleh dinas PUPR, sehingga nanti kita akan tahu berapa banyak anggara yang diperlukan untuk pembuatan jalan tembus dari bangkirai hingga ke tanah mas,” ucap Dadang.

Ia juga menyampaikan bahwa jalan tembus itu dibuat atas keinginan dan prakarsa warga yang dimotori oleh pihak kelurahan sebagai antisipasi atas rencana penutupan Jalan cilik riwut akibat efek rencanan perpanjangan runway Bandara H Asan Sampit. (erk/bud)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *