DPRD Kotawaringin Timur

Kedepankan Pengutakan Ekonomi dalam Penyusunan Program APBD 2023

SAMPIT – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) meminta pemerintah daerah dalam menyusun program dan kegiatan tahun 2023 nanti mengedepankan penguatan ekonomi. Hal ini dikarenakan pascapandemi Covid-19 ekonomi daerah ini masih belum stabil.

“Kita tahu pandemi Covid-19 dua tahun lalu membuat ekonomi terpuruk. Maka arah kebijakan kedepan khususnya di tahun 2023 agar pengembangan ekonomi lebih dikuatkan,” kata Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Kotim, H.Rudianur, Senin (10/10/2022).

Dirinya menjelaskan, penyusunan Program Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2023 itu bisa terwujud untuk penguatan ekonomi asalkan hasil kesepakatan antara legislatif dan eksekutif tertuang dalam nota kesepakatan tentang nota kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran (KUA), dan rancangan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Kabupaten Kotim tahun 2023. Sehingga arahnya kedepannya akan bisa terlihat kebijakan seperti apa yang akan diambil.

“Pemerintah daerah dalam menyusun anggaran untuk program dan kegiatan ini harus disesuaikan dengan hasil pembahasan bersama. Setidaknya ada beberapa poin yang tertuang untuk penguatan ekonomi di tahun 2023 mendatang,” ujar Rudianur.

Politisi Partai Golkar ini juga mengatakan untuk penguatan ekonomi, maka perlu adanya peningkatan produksi pertanian, perikanan dan peternakan. Ini mengingat, Kabupaten Kotim mempunyai potensi itu untuk dikembangkan kebih besar lagi kedepannya.

“Selain itu peningkatan kualitas SDM berwawasan lingkungan, penyediaan sarana dan prasarana perdagangan dalam rangka penguatan sekaligus pemulihan ekonomi secara berkala dan berkesinambungan,” sebutnya.

Menurutnya, yang tak kalah penting adalah bagimana cara meningkatkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di Kotim, karena UMKM mulai dibidik banyak pihak dan sangat dirasakan perputaran keuangnya sehingga masyarakat di daerah ini dapat sejahtera.

“Sebenarnya juga masih ada beberapa poin lagi dan pada intinya dalam mengembangkan program dan kegiatan secara garis besar mengacu hal itu. Supaya yang diharapkan di tahun depan bisa tercapai dengan baik, seperti pengembangan destinasi wisata. Kita tahu bahwa wisata di Kabupaten Kotim sangat terkenal, ini yang harus di gali lagi lebih mendalam sehingga pengembangan potensi di sektor pariwisata kembali bangkit,” pungkasnya. (arl/bud)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *