DPRD Kota Palangka Raya
Bangkitkan Semangat Baca Anak-Anak Pedalaman

Foto : Anggota Komisi II DPRD Palangka Raya, Erlan Audri
GERAKKALTENG.com – Palangka Raya – Anggota Komisi II DPRD Palangka Raya, Erlan Audri, memberikan apresiasi terhadap gerakan literasi desa yang kini mulai tumbuh di berbagai wilayah pedalaman Kalimantan Tengah.
Ia menilai, inisiatif tersebut menjadi langkah penting untuk menumbuhkan minat baca anak-anak sejak usia dini, terutama di daerah yang masih minim akses pendidikan dan fasilitas buku.
Anggota Komisi II DPRD Palangka Raya, Erlan Audri menyimpulkan bahwa literasi adalah fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul.
“Meningkatkan budaya baca berarti membuka jendela pengetahuan bagi generasi muda. Dari desa, kita bisa mulai membangun masa depan yang cerdas dan berdaya saing,”, katanya, Kamis (13/11/2025).
Ia menjelaskan, gerakan literasi desa bukan hanya soal membaca buku, tetapi juga tentang menghadirkan akses informasi, wawasan, dan kesempatan belajar yang lebih merata bagi semua anak, tanpa terkecuali.
“Anak-anak di pedalaman memiliki semangat belajar yang tinggi. Mereka hanya butuh dukungan dan sarana yang memadai agar potensi itu bisa tumbuh,” tambahnya.
Erlan menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga pendidikan dalam memperluas jangkauan literasi ke desa-desa terpencil.
Disebutkan, perpustakaan keliling, taman baca masyarakat, dan donasi buku bisa menjadi solusi nyata. Oleh karenanya diharapkan gar program literasi tidak berhenti pada kegiatan seremonial, melainkan berlanjut menjadi gerakan berkelanjutan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.
“Literasi harus menjadi budaya, bukan sekadar kegiatan sesaat. Jika terus dilakukan, dampaknya akan terasa hingga ke masa depan,” tuturnya.
Selain mendorong penyediaan bahan bacaan, Erlan juga menyoroti perlunya pelatihan bagi relawan literasi agar mereka mampu mengajar dan mendampingi anak-anak dengan metode yang menarik.
Menurutnya, dukungan infrastruktur digital juga perlu diperhatikan agar anak-anak di daerah terpencil dapat mengakses informasi pendidikan melalui perangkat teknologi.
“Teknologi bisa jadi jembatan bagi anak-anak desa untuk belajar hal-hal baru. Namun tentu harus diimbangi dengan bimbingan dan pengawasan yang baik,” jelasnya.
Erlan menilai, semangat literasi juga harus ditanamkan sejak di lingkungan keluarga, karena peran orang tua sangat penting dalam menumbuhkan kebiasaan membaca di rumah.
DPRD Palangka Raya, kata dia, siap mendorong kebijakan yang memperkuat gerakan literasi melalui dukungan anggaran pendidikan dan kerja sama dengan berbagai pihak.
“Gerakan literasi desa sejalan dengan visi pemerintah untuk membangun SDM unggul dan cerdas, terutama bagi anak-anak di wilayah pelosok,” tegasnya.
Ia juga mengajak para pemuda desa untuk ikut berperan sebagai penggerak literasi lokal dengan menciptakan kegiatan baca kreatif, seperti pojok baca, lomba cerita rakyat, atau kelas literasi berbasis budaya lokal.
“Dari desa, kita bisa memulai perubahan besar. Anak-anak pedalaman punya hak yang sama untuk bermimpi dan belajar,” ungkap Erlan penuh semangat.
Dengan semangat gotong royong dan dukungan semua pihak, ia yakin gerakan literasi desa akan menjadi tonggak penting dalam membangun masa depan Kalimantan Tengah yang cerdas, berbudaya, dan berdaya saing tinggi. (Vd/*)



