Katingan

Kasrem102/PJG Pelajar Harus Memiliki Semangat Dan Tekad Yang Kuat

Asisten I Setda Pemkab Katingan, H Jainuddin Sapri
KASONGAN,GK – Kegiatan temu pelajar setingkat SLTA, SMK/MA di wilayah Kodim 1015/SPT, dilaksanakan di Gedung Salawah Kasongan, baru-baru ini. Acara ini diikuti sekitar 1.000 siswa dari berbagai sekolah di Kabupaten Katingan. Pada kesempatan itu, Bupati Katingan Sakariyas SE yang diwakili Asisten I Setda, H Jainuddin Sapri meminta agar seluruh generasi muda untuk memahami nilai-nilai butir pancasila dan bukan hanya bisa mengahafal saja.
Selain itu, para pelajar juga diajak untuk mencintai bangsa dan negara ini. Menurut Jainudin, seluruh masyarakat di Indonesia memiliki tanggung jawab yang besar terhadap negara. “Adapun tema kegiatan ini, menjadi generasi muda yang hebat untuk membangun Indonesia. Melalui tema ini, saya mengaja semua pelajar di Kabupaten Katingan untuk menjadi generasi penerus yang baik dan berbudi luhur,” imbuhnya.

Diungkapkan Asisten I, bahwa Bangsa Indonesia ini memiliki berbagai agama, suku dan budaya yang berbeda-beda. Meski berbeda, semua tetap satu dalam bingkai NKRI. “Jangan sampai kita terpecah belah dengan perbedaan-perbedaan. Kita harus tetap bersatu seperti semboyan Bhineka Tunggal Ika,” ucapnya.

Saat ini, lanjutnya, masalah narkoba dan obat-obatan terlarang masih menjadi perhatian bersama. Jika dulu berperang melawan penjajah, tapi sekarang menghadapi peredaran narkoba. “Saya ingatkan bagi anak-anak ku pelajar sekalian agar menjauhi narkoba. Saya berharap, para pelajar dapat memahami dengan baik dan benar akan pentingnya kegiatan ini,” tambahnya.

Dalam acara tersebut, Kasrem 102/PJG, Letkol (Kav) Enda Mora Harahap SSos menyampaikan materi tentang semangat nasionalisme dan sejarah para pemuda yang berjuang jaman dulu. “Anak-anak muda seperti kalian inilah yang dibutuhkan bangsa dan negara nantinya. Kalian inilah yang akan menjaga kejayaan Republik Indonesia,” ujarnya.

Dia mengajak semua, untuk melihat kembali perjuangan para pendahulu dalam merebut kemerdekaan Indonesia pada masa penjajahan. Para pejuang harus bertumpah darah, saat ini tidak perlu harus berperang untuk melanjutkan perjuangan mereka. “Hal yang kita lakukan sekarang adalah melanjutkan perjuangan mereka dengan melakukan hal positif dan berguna bagi bangsa ini,” jelasnya.

Enda berharap, agar para pelajar harus memiliki karakter muda yang kuat dan pantang menyerah. Menurutnya, kita belajar dari Jack Ma yang merupakan orang terkaya di china. Dia lahir dari keluarga miskin, tapi saat ini dia menjadi orang terkaya. “Dia adalah pendiri dan chairman Alibaba Group (perusahaan e-commerce terbesar di tiongkok). Inilah alasan, mengapa kita dan para anak muda harus memiliki semangat dan tekad yang kuat,” pungkasnya.(yul)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *