KatinganSlider

Dinas LH Akui Kerusakkan Fasilitas Taman Hijau

Kadis DLH Kabupaten Katingan Ir Hab Baperdo,MM
Kasongan,GK- Rusaknya berbagai fasilitas bermain anak di kawasan Taman Hijau Kota Kasongan, ternyata sudah diketahui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sejak lama. Lantaran usulan anggaran perbaikkan tak pernah terealisasi, kini pihaknya cuma bisa gigit jari.
Kepala DLH Katingan Hap Baperdo menuturkan, sebagian besar fasilitas permainan anak memang kondisi rusak parah bahkan sudah tidak layak berada di taman tersebut. Sebab, berpotensi membahayakan keselamatan pengunjung, terutama anak-anak ketika bermain.
“Adanya keluhan masyarakat terhadap fasilitas di taman itu kami apresiasi. Kami juga sudah mengetahuinya sejak lama, tapi apa daya anggaran perbaikkannya memang tidak ada,” ungkapnya kepada Wartawan, Selasa (17/10).
 
Menurutnya, keluhan masyarakat terhadap persoalan tersebut diharapkan membuka mata para pejabat yang tergabung dalam tim anggaran Pemda Katingan. Sehingga ke depan, anggaran perbaikkan tersebut dapat dimasukkan dalam program kegiatan dinas yang dipimpinnya saat ini.
“Taman itu dibangun sejak tahun 2013 sampai 2014 dengan dana yang sangat minim, yaitu Rp 300 juta saja. Pembangunan sudah diupayakan semaksimal mungkin. Terbukti, saat ini taman hijau menjadi salah satu tujuan utama rekreasi masyarakat Katingan,” imbuhnya.
Harapan serupa juga disampaikan kepada para anggota DPRD Katingan. DLH meminta, wakil rakyat di daerahnya memberi dukungan penuh dalam hal penganggaran.
 
“Upaya pengembangan sebenarnya sudah direncanakan sejak lama, tapi belum masuk dalam anggaran tahun 2016-2017. Pengembangan juga bisa dilakukan, contohnya melalui dana aspirasi anggota dewan jika memungkinkan,” sebutnya.
Jikapun pada saatnya nanti DLH mendapat anggaran, pihaknya berjanji bakal membangun ulang fasilitas aneka permainan anak tersebut dengan lebih baik.
 
“Persoalan ini menjadi pembelajaran, sehingga ke depan kami sudah mengetahui apa saja kekurangannya selama ini. Yang jelas, struktur dan materialnya akan menggunakan bahan yang kuat serta tahan lama,” ujarnya.
Mengingat, keberadaan taman hijau saat ini telah menjadi representatif banyak orang, bahkan bagi masyarakat luar daerah yang sedang melintas. Baik sekedar bersantai, bermain hingha rekreasi keluarga.
“Selain permainan, kita juga melengkapi fasilitasnya dengan wifi gratis, wc umum, aneka jajanan makanan dan minuman. Sebab lokasinya sangat strategis dan sejuk karena banyak pohon rindang,” pungkasnya. (BS/TOBU)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *