KapuasSlider

Ribuan Guru Padati Stadion Panunjung Tarung

KUALA KAPUAS,GK – Lebih dari dua ribu guru baik berasal dari Kota Kuala Kapuas dan berasal dari kecamatan di seluruh wilayah Kabupaten Kapuas memadati Stadion Panunjung Tarung dalam rangka Upacara Peringatan Hari Guru Nasional, Hari Ulang Tahun Ke 72 PGRI dan Penutupan Porseni Kabupaten Kapuas Tahun 2017, Sabtu (25/11) kemarin.
Bertindak selaku inspektur upacara dalam apel tersebut Bupati Kapuas Ir Ben Brahim S Bahat MM MT, yang saat itu didampingi oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kapuas Ny Ary Egahni Ben Bahat SH.
Dihadiri pula Wakil Bupati Kapuas Ir Muhajirin MP, Ketua DPRD Kabupaten Kapuas Algrin Gasan,SE Forkopimda Kabupaten Kapuas, Kepala SOPD lingkup Pemkab Kapuas, Ketua DWP/GOW dan organisasi wanita lainnya, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan para undangan.
Adapun tema yang diangkat dalam peringatan tersebut yaitu “Membangkitkan Kesadaran Kolektif Guru Dalam Meningkatkan Disiplin Dan Etos Kerja Untuk Penguatan Pendidikan Karakter”.
Usai dilaksanakan upacara bersama, Bupati Kapuas menyerahkan penghargaan kepada guru yang berdedikasi tinggi dalam melaksanakan tugas dan pengabdiannya di Kabupaten Kapuas serta penyerahan SK secara simbolis kepada Guru Tenaga Kontrak/Honor.
Kemudian, dihari yang sama acara dilanjutkan dengan Ramah Tamah bersama Bupati Kapuas dan para Guru PNS maupun Tenaga Kontrak di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas.
Bupati Kapuas dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan terharunya karena bisa bertatap muka secara langsung dengan seluruh guru se Wilayah Kabupaten Kapuas, yang mana telah mengabdikan diri untuk membangun Kabupaten Kapuas dalam hal pendidikan.
“Saudara-saudara adalah Pahlawan Tanpa Tanda Jasa. Saya tahu apa yang diterima oleh Bapak dan Ibu Guru termasuk Tenaga Kontrak semuanya tidak memadai, tetapi saya minta dengan kerendahan hati agar tetap bersemangat dan mengabdi dengan tulus ikhlas,”ungkapnya.
Ben pun mengatakan, pada tahun 2017 dan tahun 2018 Kabupaten Kapuas telah menerima Guru Kontrak sebanyak 1.390 orang. Ke depan, lanjut dia, pemerintah akan memikirkan apabila pendapatan daerah naik maka guru akan menjadi prioritas untuk diperhatikan, karena telah mengabdi dengan luar biasa.
“Terima kasih kepada seluruh Guru yang telah mendidik anak-anak kita, yang merupakan Generasi Emas dan harapan bangsa. Di pundak Bapak dan Ibu Guru lah keberadaan mereka,” ucapnya.
Ia meminta kepada semua pihak untuk merapatkan barisan, bersatu padu, membangun Kapuas termasuk dalam bidang pendidikan, bersatu padu tanpa membedakan suku, agama, ras dan golongan karena semua bersaudara. (hok)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *