Barito SelatanDPRD Barito SelatanHeadline

Usai Ikut Awasi Penyaluran Bantuan, Ini Komentar Wakil Rakyat

Dari ribuan paket bantuan non tunai (BNT) yang diserahkan, ditemukan ada 13 Kepala Keluarga (KK) yang masuk kategori kurang mampu di desa Teluk Betung, luput dari pendataan.

Kawal Bansos : Guna mengawal penyaluran Bansos Covid-19, Anggota Pansus Covid-19 DPRD Barsel, Idariani dan Ani Mahrita ikut turun kelapangan, Rabu (20/5/2020).

gerakkalteng.com – BUNTOK – Guna memastikan semua bantuan sosial (Bansos) penanganan dampak Virus Corona (Covid-19) sampai tepat sasaran dan tidak bermasalah, anggota panitia khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Barito Selatan ikut kawal penyaluran kepada warga dua desa dan satu kelurahan di Kecamatan Karau Kuala, Rabu (20/5/2020).

Dua anggota Pansus sekaligus anggota DPRD Barsel yang ikut mengawal penyaluran Bansos dampak Covid-19 di Desa Babai, Teluk Betung dan Kelurahan Bangkuang, adalah Idariani dan Ani Mahrita.

Sebagaimana informasi yang disampaikan oleh Idariani, dari hasil pengawasan pihaknya itu, semua Bansos yang disalurkan oleh Sekretariat bersama (Sekber) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC-19) Barsel, terselesaikan dengan baik.

Dari ribuan paket bantuan non tunai (BNT) yang diserahkan, ditemukan ada 13 Kepala Keluarga (KK) yang masuk kategori kurang mampu di desa Teluk Betung, luput dari pendataan.

“Untuk teluk Betung ternyata kekurangan 13 KK yang masuk kategori tidak mampu luput pendataan, tadi sudah didata ulang 13 KK itu dan dalam 1 atau 2 hari akan disalurkan (bantuan) segera,” sampaikan politisi Demokrat itu kepada awak media, Rabu (20/5/2020).

Sedangkan untuk di desa Babai dan di Kelurahan Bangkuang, meskipun tidak ditemukan masalah apapun sementara ini, ia tetap meminta kepada Sekber GTPPC-19 dan pemerintah desa dan kelurahan setempat, agar tetap memantau dan mencari tahu kemungkinan adanya warganya yang luput dari pendataan.

“Kita minta tetap pantau, siapa tahu ada warganya yang kurang mampu dan terdampak sosial luput dari pendataan, wajib dimasukkan data susulan agar segera ditangani,” tukasnya.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang disampaikan oleh Sekber GTPPC-19 Barsel melalui Kepala Dinas Ketenaga Kerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) setempat, Agus In’yulius, sebanyak 1.602 paket BNT yang telah tersalurkan kepada warga di tiga desa/kelurahan di Karau Kuala tersebut.

“BNT tersalurkan di Babai 1.150 paket, Teluk Betung 125 paket dan di Bangkuang 327 paket. Untuk Teluk Betung ada kekurangan paket, setelah konfirmasi kades nya, kekurangan 13 KK, sudah dipenuhi tadi 3 KK, jadi total sampai hari ini yang sudah disalurkan di Teluk Betung ada 125 paket, sedangkan sisa 10 paket akan diambil kades nya di Buntok,” rinci Agus menjelaskan. (petu/HR)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *