DPRD Kota Palangka RayaHeadlinePalangka Raya

Virus Corona Masih Mengancam Tetap Patuhi Physical Distancing

Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 : Emi Abriyani, Meminta seluruh masyarakat dapat mematuhi anjuran pemerintah untuk melakukan social dan physical distancing.

PALANGKA RAYA,GERAKKALTENG.COM -Pemandangan warga berdesakan memadati Pasar Besar, yang merupakan pasar tradisional di Kota Palangka Raya, guna membeli kebutuhan menjelang hari raya Idulfitri 1441 Hijriyah, tentu menimbulkan kekhawatiran akan tertular Covid-19.

Padahal Pemerintah Kota Palangka Raya masih menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), untuk mencegah penyebaran pandemi virus tersebut.

Namun terlepas dari itu, bukan hal baru lagi bila menjelang perayaan hari raya lebaran menjadi ajang seluruh masyarakat, terutama umat muslim untuk melakukan persiapan. Salah satunya membeli kebutuhan untuk merayakan Idul fitri.

Akan tetapi lagi-lagi diingatkan, bahwa di tahun ini kondisi untuk menyambut ataupun melaksanakan perayaan Idulfitri sangat berbeda dari biasanya, mengingat masih merebaknya pandemi virus korona.

Menurut Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kota Palangka Raya, Emi Abriyani, hendaknya seluruh masyarakat dapat mematuhi anjuran pemerintah untuk melakukan social dan physical distancing atau menjaga jarak sosial di tengah maraknya wabah virus korona.

Social dan physical distancing kata dia, dilakukan untuk menekan penyebaran virus. Terlebih penyebarannya sudah bersifat transmisi lokal di tengah kehidupan masyarakat.

“Selain menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, penerapan social dan physical distancing serta menggunakan masker diharap dipatuhi oleh seluruh elemen masyarakat,”ungkap Emi, Sabtu (23/5/2020).

Sementara itu Sri, salah seorang jurnalis yang bertugas di salah satu media lokal di Kalteng mengaku khawatir, melihat masih nekatnya masyarakat yang berdesakan di pusat-pusat publik. Seperti di pasar tradisioinal, mall, maupun pertokoan di Kota Palangka Raya.

“Di tengah pandemi saat ini sudah seharusnya menjalankan anjuran dan aturan pemerintah. Ya, kasihan masyarakat lain yang patuh menjalankan anjuran,”tandasnya.VD

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *