DPRD Kotawaringin TimurKotawaringin Timur

KPU Harus Netral saat Pilkada

"Dalam kontestan pilkada KPU bertindak sebagai wasit, jadi harus benar-benar netral. Jangan sampai seperti dalam pertandingan ada wasit yang sengaja miring ke sebelah (mendukung salah satu calon)," tegas Lumban Gaol, saat rapat koordinasi tentang Pilkada Kotim, Senin (22/6/2020).

Gerakkalteng.com – SAMPIT – Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), SP Lumban Gaol menekankan agar pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotim, bersikap netral dalam penyelenggaraan Pilkada Kotim 9 Desember 2020 mendatang.

“Dalam kontestan pilkada KPU bertindak sebagai wasit, jadi harus benar-benar netral. Jangan sampai seperti dalam pertandingan ada wasit yang sengaja miring ke sebelah (mendukung salah satu calon),” tegas Lumban Gaol, saat rapat koordinasi tentang Pilkada Kotim, Senin (22/6/2020).

Dikatakannya, sikap netral itu perlu, sehingga jalannya pilkada nanti bisa menghasilkan pemimpin yang benar-benar diinginkan masyarakat selaku pemberi hak suara.

Apalagi, imbuhnya, untuk tahun ini dana yang digelontorkan dari APBD Kotim untuk KPU dalam menyukseskan pelaksanaan pilkada tidak sedikit, yakni sebesar Rp 35 miliar, uang itu disebutnya harus digunakan dengan naik tanpa ada keberpihakan terhadap salah satu pasangan calon nantinya.

“Dana yang besar itu harus digunakan sebaik-baik mungkin. Karena untuk hasil pilkada hampir 99 persen kita menggantungkan diri kepada penyelenggara, yakni KPU. Jadi harus benar-benar netral,” timpalnya.

Selain dituntun untuk bersikap netral, wakil rakyat dari dapil I tersebut juga mendesak agar KPU bisa memperbaiki data DPT yang ada. Agar tidak ada lagi warga yang memiliki hak suara tidak dapat mencoblos akibat tidak ada undangan.

“Berkaca dari pileg 2019 lalu banyak masyarakat tidak bisa memilih. Saat dicek secara online daftarnya ada, namun fakta di lapangan mereka tidak mendapatkan undangan. Ini harus diperbaiki, jangan sampai masalah kita hanya berkutat pada DPT terus,” ungkap Politisi Partai Demokrat tersebut. (drm)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *