DPRD Gunung MasGunung MasHeadline

Banjir Terjang Jembatan Hingga Pemukiman Warga di Gumas

“Ada beberapa wilayah yang menjadi korban banjir, terutama yang berada di bantaran Sungai Kahayan, Sungai Miri dan Sungai Rungan. Di sana luapan air cukup tinggi hingga merendam pemukiman warga,” ujar dia, Minggu (12/7/2020).

gerakkalteng.com – KUALA KURUN – Luapan air Sungai Miri memutus akses tiga desa di Kabupaten Gunung Mas. Pasalnya, jembatan penghubung antardesa yang menuju ke Desa Masukih, Kecamatan Miri Manasa ambrol tergerus derasnya banjir pada Sabtu (11/7/2020). Kondisi tersebut praktis membuat warga terisolasi dan hanya mengandalkan perahu bermotor agar dapat menyeberang sungai.

Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas, Untung Jaya Bangas mengatakan, saat ini kondisi cuaca sulit diprediksikan. Padahal menurut prakiraan cuaca pada bulan Juli telah memasuki musim kemarau, namun faktanya malah sebaliknya.

“Ada beberapa wilayah yang menjadi korban banjir, terutama yang berada di bantaran Sungai Kahayan, Sungai Miri dan Sungai Rungan. Di sana luapan air cukup tinggi hingga merendam pemukiman warga,” ujar dia, Minggu (12/7/2020).

Musibah banjir berdampak besar bagi kehidupan masyarakat di sana. Tidak hanya itu, berbagai fasilitas umum seperti jembatan, jalan, Puskesmas turut menjadi korban.

“Salah satunya jembatan menuju Desa Masukih yang hanyut terbawa banjir. Sehingga membuat masyarakat di tiga desa terisolasi, yaitu Desa Masukih, Rangan Hiran dan Desa Haruwu,” bebernya.

Berdasarkan pengakuan warga, jembatan yang menjadi korban banjir tersebut hanya terbuat dari kayu bulat. Dirinya berharap, pemerintah daerah segera mengambil langkah untuk membantu kesusahan masyarakat di sana.

“Untuk bisa menuju desa lain atau ke Desa Napoi yang menjadi calon ibu kota kecamatan atau menuju arah Kuala Kurun, maka satu-satunya cara saat ini cuma mengandalkan transportasi sungai,” ujarnya.

Legislator asal daerah pemilihan III yang mencangkupi Kecamatan Tewah, Kahayan Hulu Utara, Damang Batu dan Mihing Minasa itu meminta, SOPD berwenang baik Dinas Pekerjaan Umum atau BPBD Kabupaten Gunung Mas segera melakukan penanganan dan perbaikan jembatan tersebut.

“Kepada BPBD, saya harap segera terjun langsung ke lapangan guna meninjau dan membantu kesusahan para korban banjir di sana. Inventarisasi semua fasilitas umum dan rumah masyarakat yang rusak akibat banjir,” pungkasnya. (agg/hms)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *