Barito TimurDPRD Barito TimurHeadline

Dukung Program Ekonomi Kerakyatan, Tapi dengan Catatan

"Dewan sendiri sangat mendorong supaya tidak ayam petelur tetapi pengembangan seperti nelayan tangkap kepada warga di dataran rendah atau bantaran sungai," ucap Wahyudinnoor, Rabu (22/7/2020).

FOTO : Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Timur, Wahyudinnoor.

BPKNews.co.id – Tamiang Layang – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Timur, Wahyudinnoor mendorong pemerintah daerahnya yang sudah menggelontorkan program ekonomi kerakyatan jangan hanya tergantung pada pengembangan ayam petelur saja. Politikus Partai PKB ini meminta daerah melalui teknis terkait juga memetakan pembangunan kawasan perikanan.

Begitupun dikatakan Wahyudinnoor, selain ayam petelur hendaknya pemerintah daerah bisa melihat geografis dalam pembangunan sektor usaha khususnya di Kabupaten Barito Timur. Pihak dewan sepakat jika program yang disebut Bupati Barito Timur bervariasi.

“Dewan sendiri sangat mendorong supaya tidak ayam petelur tetapi pengembangan seperti nelayan tangkap kepada warga di dataran rendah atau bantaran sungai,” ucap Wahyudinnoor, Rabu (22/7/2020).

Dalam penjelasannya, banyak sekali potensi wilayah di suatu desa tidak ke seluruh bisa dikembangkan dan juga disama ratakan pada suatu sektor usaha yang tertentu. Jika diarahkan lebih baik dibuat beragam sehingga berdampak pada kebutuhan, ujarnya.

“Selain itu juga produksi ayam petelur kan bisa desa lain yang memiliki potensi alam adanya sungai dibuat pengembangan ikan,” kata dia.

Ia menilai, dimasa mewabahnya pandemi virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Barito Timur pengembangan usaha warga lokal di Kabupaten Barito Timur melalui program pendampingan dan pembinaan sudah tepat. Apalagi, kata dia, tujuan untuk membangkitkan ekonomi kerakyatan ditengah pandemi Covid-19.

“Dengan adanya program yang sudah banyak disetiap wilayah, agar bisa memilih tentu harus disesuaikan dan perlu didukung penuh oleh teknis dari pemerintah setempat,” pungkasnya. (ags)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *