DPRD Kota Palangka RayaPalangka Raya

Inflasi Palangka Raya Juli 2020 Sebesar 0,33 Persen

Inflasi Palangka Raya dipicu oleh tingginya fluktuasi harga daging ayam broiler atau ras.

 

Gerakkalteng.com – PALANGKA RAYA – Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menyampaikan, pada Juni Kota Cantik mengalami inflasi sebesar 0,33 persen month to month (mtm) yang dipicu oleh tingginya fluktuasi harga daging ayam broiler atau ras.

“kenaikan harga daging ayam tersebut, diakibatkan oleh berbagai macam faktor, seperti tingginya kebutuhan pemenuhan konsumsi masyarakat terhadap daging ayam,” kata Fairid ketika mengikuti rapat koordinasi (rakor) inflasi dan pertumbuhan ekonomi serta penyerapan anggaran tahun 2020 di Aula Jaya Tingang, Naparin, Sabtu (18/7/2020)

Saat ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap daging ayam ras, Palangka Raya masih mengharapkan suplai daging dari luar daerah.

“saya berencana akan membuka dan memaksimalkan potensi peternakan ayam di Kelurahan Kalampangan untuk memenuhi kebutuhan pasokan daging ayam ras,” katanya menambahkan.

Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran. Sementara itu, Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran meminta kepada seluruh kepala daerah se-Kalteng agar bisa bekerja keras menghadapi permasalahan-permasalahan yang bisa terjadi selama Covif-19.

Salah satunya kenaikan atau turunnya inflasi yang bisa berdampak langsung kepada kesejahteraan masyarakat.

“Kestabilan perekonomian di suatu daerah sangatlah penting. Maka dari itu masing-masing kepala daerah di harapkan bisa memperkuat sinergi dengan forkopimda dan berbagai pihak dalam mewujudkan hal tersebut,” ucapnya saat menyampaikan arahannya sebelum memulai rakor.(*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *