Katingan

Peredaran Narkoba di Masa Pandemi masih Marak, Ini Tanggapan Ketua BNK Katingan

Dengan banyaknya penangkapan terhadap pengedar narkoba, sebut Sunardi, itu membuktikan bahwa aparat penegak hukum tidak tidur.

Kasongan – Peredaran narkoba seperti sabu-sabu sejauh ini masih marak di Kabupaten Katingan.

Terkait itu,  Ketua Badan Narkotika Kabupaten atau BNK yang juga Wakil Bupati Katingan,  Sunardi Litang menuturkan bahwa hal itu merupakan tantangan bagi pihaknya bersama aparat penegak hukum untuk terus memberantasnya.

“Berarti tantangan untuk kita, bahwa  kita semakin banyak melakukan pemberantasan karena mafia ini juga tidak kalah akal, jadi ini menjadi tantangan buat kita kedepannya,” kata Ketua BNK Katingan,  Sunardi Litang, Sabtu,  (16/1/2021).

Dengan banyaknya penangkapan terhadap pengedar narkoba,  sebut Sunardi,  itu membuktikan bahwa aparat penegak hukum tidak tidur.

“Dan kita akan terus meningkatkan kinerja aparatur semua untuk memberantas peredaran narkotika dari bumi Katingan ini, karena narkoba sangat merusak generasi muda,” sebutnya.

Dirinya juga minta kepada masyarakat maupun semua kalangan untuk mendukung pemberantasan narkoba ini dengan selalu memberikan informasi kepada aparat penegak hukum terkait peredaran narkoba.

Dirinya berharap peredaran narkoba dindaerahnya bisa berkurang. Dan BNK sendiri selama ini terus bersinergi selalu dengan pihak kepolisian dalam mensuport informasi pembinaan kepada masyarakat untuk sosialisasi bahaya narkoba.

Pasalnya,  pihaknya tidak hanya main tangkap saja, namun  juga melakukan sosialisasi untuk mengurangi peredaran narkoba ini.

“Itulah yang dilakukan BNK,  dan kami bersma-sama,  dan yang terbaru bersama pihak kepolisian membentuk tim asesmen nantinya untuk para korban pemakai supaya diarahkan  direhabikitasi,” ungkapnya.

Terkait kendala dimasa pandemi ini dalam melakukan sosialisasi, imbuh Wabup Sunardi Litang pihaknya tidak bisa mengumpukkan orang dalam jumlah banyak.

Namun pihaknya merubah pola dengan menyebar plakat, baner, dan baliho.

“Yang biasanya ada seminar maupun diskusi dengan kalangan anak muda, karena masa pandemi ini kita tidak bisa lakujan itu dan polanya kita rubah, ” imbuhnya.

(tri)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!