DPRD Kotawaringin Timur

Pemerintah Diminta Tangani Daerah Rawan Bencana

"Dari hasil reses kita di kelurahan dan desa di Kecamatan MB Ketapang, isu banjir saat musim hujan banyak yang mendominasi. Ini diakibatkan banyaknya saluran drainase yang tersumbat sampai pada aliran sungai yang belum dinormalkan," ungkap Riskon, kemarin (8/3/2021).

GERAKKALTENG.com – SAMPIT – Jika memasuki musim penghujan, ancaman banjir mulai mengantui warga yang tinggal di perkotaan hingga pelosok. Pun sebaliknya, ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) juga menjadi momok jika memasuki musim panas.

Karena, Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Riskon Fabiansyah meminta agar Pemkab Kotim untuk segera merumuskan peta wilayah, daerah yang rawan bencana banjir maupun karhutla.

“Dari hasil reses kita di kelurahan dan desa di Kecamatan MB Ketapang, isu banjir saat musim hujan banyak yang mendominasi. Ini diakibatkan banyaknya saluran drainase yang tersumbat sampai pada aliran sungai yang belum dinormalkan,” ungkap Riskon, kemarin (8/3/2021).

Disebutkan Politisi Partai Golkar tersebut, dengan adanya peta wilayah dimaksud, arah kebijakan Pemkab kotim dalam penanganan dan solusinya bisa lebih secara kompherenship. Sehingga anggaran yang dikeluarkan bisa lebih terarah.

“Artinya, jika terjadi bencana masyarakat tidak perlu menunggu dalam penyaluran bantuan, baik sembako, obat-obatan hingga barang-barang yang dibutuhkan masyarakat yang terdampak,” katanya.

Disisi lain, timpalnya, adanya peta wilayah, membuat pemkab bisa melakukan antisipasi sejak dini terkait ancaman bencana, sehingga bisa ditnaggulangi dengan segera. (sog)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *