DPRD Kotawaringin TimurKotawaringin Timur

Akibat Banjir, Petani Rugi Miliaran Rupiah

"Para petani di Desa Lampuyang mengalami kerugian miliaran rupiah, karena tanaman padi warga hampir rata-rata gagal panen," kata Kepala Desa Lampuyang, Muksin saat dikonfirmasi melalui handphone selularnya, Minggu (23/5/2021).

SAMPIT – Akibat Sawah yang terendam banjir, para petani di Desa Lampuyang, Kecamatan Teluk Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) gagal panen dan kerugian mencapai hingga miliaran rupiah. Pasalnya sawah yang terendam luasannya mencapai 3.500 hektare.

“Para petani di Desa Lampuyang mengalami kerugian miliaran rupiah, karena tanaman padi warga hampir rata-rata gagal panen,” kata Kepala Desa Lampuyang, Muksin saat dikonfirmasi melalui handphone selularnya, Minggu (23/5/2021).

Dirinya mengatakan musibah banjir kali ini  merupakan yang terbesar selama 10 tahun terakhir. Karena kondisi cuaca saat ini tidak bisa diprediksi, sehingga menyulitkan para petani hingga belum sempat melaksanakan panen sedangkan tanaman padi milik para petani sendiri saat ini sudah ada yang menguning, namun musibah banjir lebih dulu datang, hingga tidak sempat melakukan panen, dan mengakibatkan kerugian yang lumayan cukup besar.

“Kasihan para petani kita, kerugiannya cukup besar, kerena mereka belum sempat melakukan pemanenan. Padahal sebagian padi sudah mulai masak, tetapi mayoritas petani di desa ini terdampak dalam musibah banjir tersebut,” ucap Muksin.

Ia berharap adanya perhatian dari pemerintah daerah terkait musibah yang menimpa para petani di Desa Lampuyang ini, apalagi Desa Lampuyang ini merupakan kawasan penghasil padi terbesar di Kabupaten Kotim. Akibat musibah tersebut juga akan berdampak terhadap daerah serta perekonomian masyarakat di desa tersebut.

“Kami berharap kedepannya pemerintah daerah dapat membantu untuk pembangunan saluran irigasi yang lebih baik lagi, sehingga apabila terjadi hujan lebat melanda tersebut tidak mengakibatkan banjir lagi,” tutupnya. (sog/agg)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *