DPRD Kalimantan TengahKalimantan Tengah

Dewan Kalteng Sambut Baik Sekolah PTM Diberlakukan Kembali

FOTO : Anggota Komisi III DPRD Kalteng, Natalia , Selasa (24/08/2021).

Gerakkalteng.com –  Palangka Raya  – Kondisi pandemic covid 19 di Kalimantan Tengah terutama di Kota Palangka Raya cenderung membaik. Ini telihat dari angka kesembuhan dan terkendalinya laju angka pasien terkonfirmasi covid 19. Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Kalimantan Tengah, Dengan demikian, Pemerintah Kota Palangka Raya memutuskan akan membuka kembali Pembelajaran Tatap Muka atau PTM melihat kondis yang ada.
Menanggapi hal ini, salah satu anggota Komisi III DPRD Kalteng, Natalia , Selasa (24/08/2021) menyambut baik keputusan PTM diberlakukan kembali. Ia melihat kebijakan ini sudah melalui pengamatan dan pertimbangan yang matang terhadap kondisi pandemic yang sedang berkembang. Tentunya ini juga sudah mempertimbangkan keselamatan dan keamanan anak peserta didik dari resiko dan kemungkinan buruk yang akan terjadi. Natalia menyebut selama ini dengan system pembelajaran daring tidak menunjukkan hasil dan peningkatan pembelajaran yang nyata. Selain itu guru dan orang tua juga tidak bisa mengawasi dan mengarahkan secara maksimal anak didiknya. Ia juga mengingatkan bahwa sistem tatap muka dan daring juga memiliki perbedan yang mencolok karena siswa ikut hadir dan bisa diperhatikan maksimal oleH para guru. Ia menyebut, jika situasi dan kondisi sudah memungkinan akan lebih baik jika PTM diberlakukan secara terbatas.
“Namun dengan catatan, lingkungan sekolah harus tetap memberlakukan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin. Termasuk prinsip 5 M yang harus diperhatikan dan dipatuhi dengan baik”, jelasnya.
Sementara itu, anggota Komisi IIi DPRD Kalteng lainnya, Siti Nafsiah mendukung penuh PTM diberlakukan kembali. Ia menyebut PTM bisa diberlakukan kembali karena sudah terlalu lama belajar dilakukan di rumah dan masih banyak materi yang harus dikejar oleh anak didik. Tentunya jika PPKM sudah dicabut dan kondisi mulai membaik.
“Pemerintah dan pemangku kepentingan bsia melanjutkan kembali kegiatan PTM asal menerapkan protokol kesehatan dengan baik”, jelasnya.
Tentunya mengambil keputusan untuk melanjutkan Pembeljaran Tatap Muka (PTM) telah dipertimbangkan dan tidak diambil engan gegabah dan terburu buru. Dengan demikian, orang tua dan siswa saat ini hasur siap menyesuaikan diri jika memfasilitasi anak berangkat ke sekolah. Salah satunya adalah menerapkan protocol kesehatan dengan baik dan tidak terlena dengan kondisi yang ada. (AW/ST)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *