DPRD Kalimantan TengahKalimantan Tengah

Dewan Kalteng Yakini Pemda akan Sesuaikan BTT

FOTO : Ketua Komisi I DPRD Kalteng, Freddy Ering , Minggu (01/08/2021) meyakini Belanja Tak Terduga (BTT) akan disesuaikan dengan kondisi pandemic covid 19 yang semakin berkepanjangan.

Gerakkalteng.com – Palangka Raya – Pandemi covid 19 semakin tak dapat diprediksi dan ditebak arah perkembangannya. Dengan demikian , dipastikan biaya dan dana anggaran untuk mengelola pandemic ini menelan dana tak tidak sedikit. Pemerintah Pusat bahkan sudah menegur pemerintah daerah yang tidak mengucurkan dana alokasi biaya darurat di tiap daerah.
Kepada Gerakkalteng.com, Ketua Komisi I DPRD Kalteng, Freddy Ering , Minggu (01/08/2021) meyakini Belanja Tak Terduga (BTT) akan disesuaikan dengan kondisi pandemic covid 19 yang semakin berkepanjangan.

Ia juga meyakini bahwa setiap kabupaten kota sudah dapat menakar dan memperhitungan besaran BTT ini nantinya. Ia mengatakan setiap tahun pasti ada alokasi Belanja Tak Terduga yang prosentasenya minimal sesuai aturan. Ia mengungkap setiap daerah hingga pemerintah provinsi bisa menakar dan memprediksi alokasi BTT sesuai dengan kondisi yang ada.

“Baik untuk keperluan bencana karhutla , banjir hingga pandemic”, jelasnya.
Sementara, seorang pengamat kebijakan publik, Jovano Palenewen, justru melihat dalam sejumlah kondisi, pemerintah daerah terkesan terlalu behati hati dalam penggunaan dana darurat.

Ini karena didasari rasa takut timbul konsekuensi hukum. Ia menyebut, sejatinya kegiatan penanganan bencana membutuhkan keberanian mengalokasikan anggaran . Masalah lain yang timbul adalah karena manajemen pemerintah daerah yang tidak optimal dimana kepala daerah tidak bisa berkoordinasi dengan baik bahkan penyerapan anggaran covid diserap untuk hal yang tidak mengenai substansial.
“Lemahnya proses menejemen baik dalam perencanaan dan pengawasan anggaran tidak bisa diserap dengan baik”, jelasnya.

Memang pengalokasikan dana darurat ini memang membutuhkan langkah berani untuk menangani krisis dan pandemic yang berkepanjangan. Dengan demikian memang, Pemerintah daerah harus siap denagn segala strategi dan rencana penagnggaran ke depan yang kadang tak terduga. (AW)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *