Barito TimurDPRD Barito Timur

KUPA-PPAS Telah Disepakati Bersama

"Guna memastikan semua program pembangunan dapat berjalan dengan baik, maka Pemerintah Kabupaten Barito Timur saat ini sedang tengah menyusun program kegiatan perubahan APBD tahun 2021," ucap Bupati Barito Timur, Ampera A.Y Mebas saat dalam sambutanya para Rapat Paripurna IX Masa Sidang III DPRD Kabupaten Barito Timur tahun 2021.

FOTO : Bupati Barito Timur, Ampera A.Y Mebas melakukan foto bersama dengan Ketua, Wakil I dan Wakil II DPRD Kabupaten Barito Timur terkait KUPA-PPAS.

Gerakkalteng.com – Tamiang Layang – Bupati Barito Timur, Ampera A.Y Mebas mengatakan agar program pembangunan lebih efektif dan dapat tepat sasaran serta berjalan dengan baik, maka harus disusun secara baik dan tetap sasaran.

“Guna memastikan semua program pembangunan dapat berjalan dengan baik, maka Pemerintah Kabupaten Barito Timur saat ini sedang tengah menyusun program kegiatan perubahan APBD tahun 2021,” ucap Bupati Barito Timur, Ampera A.Y Mebas saat dalam sambutanya para Rapat Paripurna IX Masa Sidang III DPRD Kabupaten Barito Timur tahun 2021.

Dikatakan bupati, ada beberapa fokus perhatian daerah adalah menyesuaikan dengan situasi pandemi Covid-19 serta menyukseskan pembangunan secara adil dan merata, mudah-mudahan semua program dan rencana kegiatan dapat selesai.

Selanjutnya, di samping itu pihaknya dalam hal ini eksekutif telah menyampaikan KUPA-PPAS tahun 2021 ke legislatif dan sekarang fokus menyusun program kegiatan pagu masing-masing perangkat daerah disesuaikan dengan SOTK.

“Penyusunan juga diarahkan dengan menggunakan sistem aplikasi langsung dari Mendagri dengan lebih terinci,” ujar bupati.

Lanjut dikatakan bupati, penyesuaian dan penyusunan program daerah dengan situasi dan kondisi, artinya jika tidak ada kendala, pada pekan kedua bulan depan Raperda Perubahan APBD 2021 diusulkan dengan harapan rampung bersama disepakati dengan dewan sesuai jadwal.

Dalam kesempatan ini, Bupati Barito Timur, Ampera A.Y Mebas mengatakan bahwa Kabupaten Barito Timur memiliki keterbatasan anggaran apalagi dengan adanya wabah Covid-19 yang hampir 2 tahun.

Sehingga dalam perubahan APBD 2021 ada beberapa penyesuaian baik target pendapatan dan pembiayaan daerah, namun demikian ketajaman dalam fokus kegiatan lebih di perketat lagi.

“Pendapatan menurun tetapi kita mengharapkan visi-misi utama ekonomi kerakyatan harus terakomodasi agar tercipta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh,” pungkasnya. (ags)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *