DPRD Kotawaringin Timur

Rapat Reposisi AKD Banjir Interupsi

“Saya mempertanyakan legilitas fraksi PKB yang saat ini masih kurang kerena pada bab  8 pasal 60 ayat 3 ini ada kaitannya keputusan dan kaitannya dengan belum dilantiknya PAW fraksi PKB ini jangan merugikan  kita karena DPRD ini kolektif  kolegial, dan kami minta rapat  ini ditunda,” kata Rimbun.

GERAKKALTENG.com – SAMPIT – Dewan Perwakilan  Rakyat Daerah (DPRD ) Kabupaten Kotawaringin Timur  (Kotim) mengelar rapat paripurna reposisi alat kelengkapan dewan (AKD) DPRD. Rapat  tersebut di pimpin oleh Ketua  DPRD Kabupaten Kotim Dra. Rinie didampingi Wakil Ketua I , H. Rudianur dan Wakil Ketua II  H Hairis Salamad, Senin (14/2/2022).

Saat paripurna dimulai anggota dari Fraksi PDI Perjuangan, Rimbun meminta agar paripurna diskor lantaran ada salah satu anggota fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang sampai saat ini belum dilantik untuk Pergantian Antar Waktu (PAW).

“Saya mempertanyakan legilitas fraksi PKB yang saat ini masih kurang kerena pada bab  8 pasal 60 ayat 3 ini ada kaitannya keputusan dan kaitannya dengan belum dilantiknya PAW fraksi PKB ini jangan merugikan  kita karena DPRD ini kolektif  kolegial, dan kami minta rapat  ini ditunda,” kata Rimbun.

Sementara Dadang Siswanto dari fraksi PAN mengaku terkait belum dilantiknya PAW fraksi PKB tidak ada permasalahan, karena sejak awal fraksi PKB merupakan fraksi lengkap, dan sebelum dilantiknya anggota PKB saat ini hanyalah karena masalah administrasi saja, tetapi secara De  Jure mereka lengkap saat ini.

Sementara Sekertaris Fraksi PKB, Bima Santoso menyatakan salah satu rekan mereka yang tidak hadir secara administrasi SK PAW sudah disahkan oleh gubernur sehingga paripurna dilanjutkan tidak masalah.

“Kami minta paripurna ini dilanjutkan saja, karena secara hukum tetap sah. Meski salah satu anggota mereka tidak hadir,” sampai Bima Santoso.

Setelah adanya instruksi dari beberapa anggota DPRD, Ketua DPRD Kabupaten Kotim Rinie langsung mengetok palu agar rapat diskor dan anggota dari  fraksi PDI Perjuangan keluar ruang rapat paripurna. Begitu juga  dengan Rinie langsung keluar.  Rapat yang berlangsung deadlock dan awalnya diskor  selama 5 menit, itu lantaran Ketua DPRD Kotim yang juga  dari fraksi PDI Perjuangan Rinie meninggalkan ruang rapat dengan alasan menyepakati  skor bersama anggota fraksi PDI  Perjuangan lainnya.

Setelah cukup lama Wakil Ketua DPRD Kotim, H Rudianur mencabut skor dan memimpin rapat didampingi Wakil Ketua H Hairis Salamad Fraksi PDI Perjuangan diberi kesempatan untuk menyampaikan hasil yang mereka sepakati, tetapi tidak ada satupun dari partai PDI Perjuangan yang hadir, begitu  juga dengan partai Demokrat.

Ini jabatan terbaru Komisi  I, Ketua dijabat Hj Mariani  (Golkar), Wakil Ketua Sutik  (Gerindra) dan Sekretaris H.Ar-  diansyah (PAN). Sebelumnya  untuk Komisi I Sebelumnya  sebagai Ketua Agus Seruyantara  (PDI Perjuangan), Wakil Ketua  H.Abdul Kadir (Golkar), Sekre-  taris Hendra Sia (Golkar).

Untuk Komisi II Ketua Julian-  syah (Gerindra), Wakil Ketua Hj  Darmawati (Golkar), Sekretaris  Syahbana (Nasdem). Sebe-  lumnya Ketua Hj Darmawati  (Golkar), Wakil Ketua Paisal  Darmasing (PDIP), Sekretaris Juliansyah (Gerindra).

Komisi III Ketua (PDIP), Wakil  Ketua Dadang H Syamsu (PAN),  Sekretaris Sanidin (Gerindra).  Sebelumnya Ketua Sanidin (Ge-  rindra), Wakil Ketua H.Suprianto  (PAN), Sekretaris H.Bardian-  syah (PDI P). Dan untuk Komisi  IV Ketua M Kurniawan Anwar  (PAN), Wakil Ketua (PDI Perju-  angan), Sekretaris H Abdul Kadir  (Golkar). Sebelumnya Ketua M  Kurniawan Anwar (PAN), Wakil  Ketua H Ary Dewar (Gerindra),  Sekretaris Nadie (Golkar).

Bapemperda Ketua Riskon  Fabiansyah (Golkar), Wakil Ke-  tua Dadang H Syamsu (PAN).  Sebelumnya Ketua Handoyo  J Wibowo (Demokrat), Wakil  Ketua Hj Darmawati (Golkar).  Badan Kehormatan Ketua M  Abadi (PKB), Sebelumnya Ketua  H Ramli (Nasdem). (Ok/Sog)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *