Barito TimurHEADLINEHukum dan Kriminal

Depresi Tekanan Hidup, Pemuda 22 Tahun Nekat Gantung Diri

"Dari hasil visum et repertum tidak ada tanda-tanda kekerasan, murni bunuh diri," ujar Kasat Reskrim AKP Ecky Widi Prawira, melalui pesan WhatsApp, Selasa (15/3/2022). 

Foto : Korban SS ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam sebuah pondok. Nampak sejumlah polisi ketika melakukan olah TKP. 

GERAKKALTENG.com – Tamiang Layang – Seorang pemuda ditemukan tewas gantung diri pada Senin, 14 Maret 2022.

Pemuda yang nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri tersebut berinisial SS (22). Korban ditemukan gantung diri di sebuah pondok di kebun karet tidak jauh dari kediaman. Kecamatan Patangkep Tutui, Kabupaten Barito Timur.

Kapolres Barito Timur AKBP Afandi Eka Putra melalui Kasat Reskrim Polres Barito Timur AKP Ecky Widi Prawira membenarkan, tewasnya seorang pemuda ini. Menurut Kasat, jasad korban ditemukan oleh orang tuanya tergeletak di lantai pondok kayu dengan tanda-tanda bunuh diri, mulut berbusa, mengeluarkan cairan dan kotoran dari kemaluan serta anus.

“Dari hasil visum et repertum tidak ada tanda-tanda kekerasan, murni bunuh diri,” ujar Kasat Reskrim AKP Ecky Widi Prawira, melalui pesan WhatsApp, Selasa (15/3/2022).

Diceritakan Kasat, korban melakukan aksi nekatnya dengan menjerat leher menggunakan tali jaket yang dikenakan. Tali tersebut diikatkan pada tiang melintang di dalam pondok.

“Tali putus, korban ditemukan dibawah dengan sudah tidak bernyawa,” kata Kasat reskrim.

Untuk sementara waktu, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Selain itu juga, pihak keluarga juga telah menerima dengan ikhlas menolak untuk di lakukan autopsi.

“Korban diduga depresi karena kesulitan keuangan dan sehari sebelumnya juga pamit kepada orang tua untuk pergi menyendiri,” pungkasnya. (ags/sog/anggra)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *