Palangka RayaSlider

Danrem 102/Pjg : Pers penting dalam ketahanan Negara

Danrem 102 Panju Panjung, Kolonel Arm. Naudi Nurdika 
Palangkaraya – GK – Profesi wartawan atau jurnalis merupakan salah satu bidang profesi yang dapat berfungsi untuk menguatkan ketahanan Negara dan bangsa Indonesia. Untuk itu Profesi wartawan haruslah dilakukan dengan penuh tanggung jawab, independen, professional, berimbang, tidak membuat berita bohong , fitnah dan melindungi identitas dan privasi narasumber.


Demikian disampaikan Danrem dalam kegiatan silahturahmi antara insan pers dengan jajaran Korem 102/Pjg di aula Makorem 102, Selasa (08/08).

Dijelaskan Danrem 102, konsep pertahanan wilayah NKRI menganut sistem pertahanan semesta  sesuai pasal 30 UU RI tahun 1945 ayat 1 bahwa tiap warga Negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan negara. Khususnya menjalankan profesi sebagai bentuk bela negara , dalam hal ini profesi jurnalis  termasuk menanggulangi bencana dan perang.

“ Imbas dan dampak media massa, sangat berpengaruh besar terhadap sikap, cara berfikir dan opini yang terbentuk di masyarakat”,  jelasnya.

Media massa dan pers dinilai sangat berperan penting sebagai salah satu pilar demokrasi di Indonesia. Media massa juga dinilai memiliki positif dalam mempertahankan ketahanan sebuah Negara khususnya NKRI.Salah satunya adalah ikut melestarikan ideologi Pancasila melalui pemberitaan yang edukatif kepada masyarakat Indonesia.

“Bahkan media massa ikut serta dalam menjaga kestabilan politik , menguatkan budaya lokal hingga mempublikasikan pembangunan ekonomi hingga ke pelosok desa”, terangnya.

Seperti diketahui, guna mempererat jalinan silahturahmi dan keakraban antara TNI dan insan pers, Korem 102/Pjg menghelat kegiatan silahturahmi di aula Makorem 102, Selasa (08/08). Dalam kegiatan ini dihadirkan  pula bentuk permainan outbound dan juga arahan dari Danrem 102 mengenai fungsi dan peran jurnalistik bagi pertahanan dan keamanan negara. Kegiatan ini diikuti sekitar 100 awak pers dari berbagai media massa dan organisasi pers di Kalteng.

Dalam sambutannya, Danrem 102 Panju Panjung, Kolonel Arm. Naudi Nurdika Selasa (08/08) menjelaskan, ikatan dan jalinan silahturahmi mutlak diperlukan untuk terus menjalin hubungan kerjasama di antara kedua belah pihak.

 “Kerja pers cukup berat di lapangan dan selama ini kurang olahraga sehingga diperlukan olahraga bersama  agar lebih akrab dan juga mengurangi ketegangan”, jelasnya.

Danrem menambahkan, peranan pers sangat penting peranannya bagi masyarakat, karena merupakan corong informasi dan dampaknya juga sangat besar, sehingga perlu kebersamaan.

Sementara Ketua PWI Kalimantan Tengah yang ikut diundang dalam acara ini, Sutransyah mengingatkan pentingnya jalinan keakraban di antara kedua belah pihak antara TNI dan insan pers.

“Jika perlu kegiatan ini diperbanyak jumlahnya”, tuturnya.

Usai  kegiatan silaturahmi dilangsungkan, diteruskan dengan permainan olah raga yang mengasikkan dalam outbound bersama insan pers dan anggota Korem 102/Pjg. Lokasi outbound sengaja dibangun di halaman belakang , samping lapangan olahraga Makorem 102. Beragam permainan yang menghibur, mengasyikkan sekaligus menggenjot andernalin peserta dihadirkan. Diantaranya menembak tepat, melewati halang rintang, meluncur dari ketinggian dan permainan seru lainnya. Dalam rangkaian kegiatan ini turut dihadiri pula petinggi jajaran Korem 102 dan pemimpin organisasi dan tokoh pers di Kalteng. (mrt/nt)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *