Barito SelatanDPRD Barito SelatanHeadline

Gali Potensi Daerah, Pemkab Barsel Rancang Perda Kepariwisataan

Dikatakannya, bahwa Perda Pariwisata ini, kedepannya diharapkan mampu memberikan dampak pada lebih tereksplornya potensi-potensi wisata di Bumi Dahani Dahanai Tuntung Tulus tersebut.

Foto : Sekda Barsel, Edy Purwanto, saat memberikan keterangan kepada awak media, seusai mengikuti Rapat Paripurna di DPRD Barsel, Selasa (14/1/2020).

gerakkalteng.com – BUNTOK – Untuk menggali potensi pariwisata daerah di seluruh wilayah Barito Selatan, Pemerintah Kabupaten setempat ‘menggodok’ Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kepariwisataan.

Disampaikan oleh Sekda Barsel, Edy Purwanto seusai mengikuti pelaksanaan Rapat Paripurna I, masa sidang pertama, DPRD Barsel, dengan agenda penyampaian pemandangan umum fraksi terkait tiga Raperda, Selasa (14/1/2020).

Dikatakannya, bahwa Perda Pariwisata ini, kedepannya diharapkan mampu memberikan dampak pada lebih tereksplornya potensi-potensi wisata di Bumi Dahani Dahanai Tuntung Tulus tersebut.

Pasalnya, diungkapkan oleh mantan Kepala Satuan Pol PP dan Damkar Barsel itu, di Daerah yang terkenal dengan produk unggulan buah Nanas Pariginya tersebut, saat ini sudah banyak ditemukan destinasi-destinasi yang menurutnya berpotensi dijadikan lokasi wisata, baik itu wisata alam, budaya maupun situs-situs bersejarah.

“Pertama, potensi wilayah wisata kita sudah kita data, ternyata ada beberapa yang objek wisatanya tidak terekspos. Salah satu contohnya ada di daerah Ngurit ada kuburan mirip di Tanah Toraja. Jadi, dalam satu peti itu ada tengkorak banyak sekali, gara-gara itu saya juga baru tau,” tuturnya mencontohkan.

Lanjut Edy, dengan adanya Perda Kepariwisataan ini pula, nantinya bisa dijadikan dasar untuk mengeksplorasi wilayah-wilayah yang berpotensi wisata tersebut.

Dan semua informasi yang berhasil dihimpun itu kelak, menjadi kunci untuk disampaikan kepada Pemerintah Pusat, agar mau menurunkan dana untuk membantu pembangunan di daerah-daerah yang berpotensi wisata itu.

“Mudah-mudahan pemerintah pusat membantu kalau kita mau kembangkan. Contoh, air terjun senango, akses di sana teman-teman selain susah, mau kita kembangkan duitnya besar sekali, dan kalau misalkan dari pemerintah pusat mau masuk insyallah bagus sekali, nah itu yang dipancing dengan Perda ini,” harapnya. (Petu)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *