DPRD Kotawaringin TimurKotawaringin Timur

Dinkes Kotim Periksa Pengunjung Lapas Kelas II Sampit

“Sebab penghuni lapas itu kan berada di lapas saja. Karena yang berinteraksi di luar itu kan pengunjung bukan penghuni lapasnya,” jelasnya, Minggu (15/3/2020).

gerakkalteng.com – SAMPIT – Setelah beberapa waktu lalu Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Supian Hadi, lewat surat edarannya untuk mengurangi aktivitas berjabat tangan, terutama di sekolah yang ada di Bumi Habaring Hurung. Ternyata surat edaran tersebut ditanggapi dan dilaksanakan bukan hanya Dinas Pendidikan (Disdik).

Akan tetapi, Dinas Kesehatan (Dinkes) juga meningkatkan kewaspadaan terhadap virus Corona yang saat ini ramai diperbincangkan oleh masyarakat. Dinas Kesehatan Kotim mendatangi Lapas Kelas II B Sampit, untuk memeriksakan kesehatan terhadap pengunjung yang datang untuk menjenguk keluarganya di rumah tahanan tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinkes Kotim dr Faisal Novendra Cahyanto mengatakan pihaknya memang mendatangi Lapas Kelas II B Sampit. Untuk memeriksa setiap para pengunjung yang datang ke sana.

“Sebab penghuni lapas itu kan berada di lapas saja. Karena yang berinteraksi di luar itu kan pengunjung bukan penghuni lapasnya,” jelasnya, Minggu (15/3/2020).

Dikatakan dia, pengunjung di cek suhu dan cuci tangan dengan hand sanitizer. Jadi, cuci tangan itu bukan sembarangan. Sabunnya diutamakan yang mengandung gliserol. HS ada alkohol dan perhidrol dengan gliserolnya.

“Lebih paten dan disarankan menggunakan sabun cair, bukan batangan. Yang pastinya mengandung anti septik, itu lebih baik,” beber Faisal.

Terkait surat edaran Gubernur Kalteng, Senin (16/3) akan dilakukan rapat monitoring menanggapi apa yang disampaikan tersebut.

“Dirinya berharap dan menghimbau kepada masyarakat agar jangan panik, biasakan mencuci tangan dengam sabun cair yang antiseptik atau yang mengandung alkohol,” pungkas Faisal. (sog/agg)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *