DPRD Gunung MasGunung MasHeadlineKalimantan Tengah

3.200 Warga Gumas Dapat Bansos Pemprov Kalteng

“Jangan khawatir dengan mandeknya pembangunan daerah, prioritaskan dulu keselamatan masyarakat. Meskipun bukan KTP kalteng atau tidak memiliki KTP tetap dibantu. Sebab mereka adalah warga kita Indonesia. Ini harus jadi perhatian, makanya saya minta pihak TNI/Polri untuk menugaskan jajarannya di desa untuk mendata ulang calon penerima bantuan,” katanya.

FOTO : Gubernur H. Sugianto Sabran didampingi Bupati Gunung Mas, Jaya S. Monong menyerahkan secara simbolis bantuan Covid-19 dari Pemprov Kalteng kepada lima orang perwakilan penerima bantuan, Jumat (29/5/2020).

gerakkalteng.com – KUALA KURUN – Launching bantuan sosial (Bansos) terdampak Covid-19 dari Pemerintah Kalimantan Tengah kepada 3.200 masyarakat Gunung Mas diserahkan langsung gubernur H. Sugianto Sabran di rumah jabatan bupati setempat, Jumat (29/5/2020) sore.

Gubernur Kalteng, H. Sugianto Sabran mengatakan bahwa terkait dampak sosial selama Covid-19 maka pemerintah wajib hadir mengayomi dan melindungi masyarakatnya secara baik dengan catatan tidak Korupsi. Jadi Jangan takut menganggarkan dana pemerintah daerah untuk penanganan dampak Covid-19.

“Jangan khawatir dengan mandeknya pembangunan daerah, prioritaskan dulu keselamatan masyarakat. Meskipun bukan KTP kalteng atau tidak memiliki KTP tetap dibantu. Sebab mereka adalah warga kita Indonesia. Ini harus jadi perhatian, makanya saya minta pihak TNI/Polri untuk menugaskan jajarannya di desa untuk mendata ulang calon penerima bantuan,” katanya.

Gubernur menantang Pemkab Gumas untuk menjadikan status daerahnya menjadi hijau. Sebab jumlah dan kepadatan penduduknya cukup kecil dibanding daerah lain.

“Ayo pak Kapolres, Perwira Penghubung dan seluruh tokoh agar bersatu serta bersama-sama melawan Covid-19,” pintanya.

Sugianto bahkan mewanti-wanti semua pihak yang terlibat dalam penyaluran Bansos agar tidak sedikit pun memangkas nominal bantuan. Jika sampai terjadi, maka dirinya meminta aparat berwenang untuk menghukum penjara seumur hidup.

“Sanksi itu dianggap relevan, sebab sudah berani mengambil hak orang banyak di tengah musibah seperti ini,” tegasnya.

Bupati Gunung Mas, Jaya Samaya Monong mengatakan bahwa penerima Bansos Pemprov Kalteng di daerahnya sebanyak 3.200 kepala keluarga dengan total anggaran sebesar Rp 1,5 miliar lebih. Bansos tersebut nantinya dapat dicairkan oleh Bank Kalteng Cabang Kuala Kurun.

“Saya laporkan juga bahwa Bansos Kementerian Sosial RI sudah dilaunching sebelum Hari Raya Idul Fitri tahun 2020. Sedangkan Bansos dari Pemkab Gunung Mas sedang dipersiapkan atau dalam proses,” ujarnya.

Agar Bansos disalurkan tepat sasaran dan bermanfaat, maka beberapa hal harus diperhatikan. Seperti melakukan langkah konkrit penyiapan proses pembayaran di wilayah blank spot atau tidak ada sinyal selular. Kondisi geografis yang cukup berat. Kades/lurah diminta membantu pengawasan penyaluran Bansos secara intens dan langsung. Pemantauan juga perlu ditingkatkan oleh semua pihak, terutama pihak TNI/Polri.

“Terima kasih kepada Pemrov Kalteng atas perhatian dan dukungan terhadap masyarakat Gunung Mas. Terima kasih juga kepada pak gubernur yang sudah hadir melaunching langsung Bansos ini,” pungkasnya. (agg/hms)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *