DPRD Kota Palangka RayaPalangka Raya

Jangan Jadi Beban Penerapan Sanksi Prokes

PALANGKA RAYA,GERAKKALTENG.COM -Terhitung sejak 14 September 2020 yang lalu sanksi denda ratusan rupiah hingga jutaan rupiah yang tertuang dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 26 Tahun 2020 sudah diterapkan bagi mereka yang kedapatan tidak memakai masker, ataupun tidak menjalankan protokol kesehatan (Prokes).

Wakil Wali Kota Palangka Raya Umi Mastikah mengatakan, implementasi dari perwali tersebut memiliki tujuan agar masyarakat dapat disiplin menerapkan protokol kesehatan, mengingat kondisi pandemi hingga kini belum mereda.

“Adanya penerapan perwali ini, secara tidak langsung mengajak masyarakat untuk saling bergotong royong menekan dan menghentikan penyebaran covid-19,”ungkap Umi, Selasa (15/9/2020).

Nah, ketika berbicara sanksi sosial atau sanksi denda yang tertuang dalam perwali, maka masyarakat ungkap Umi, harus bisa memahami maksud dan tujuan yang diharapkan seiring penerapan perwali tersebut.

“Harus dipahami, sanksi diberikan bukan untuk mempersulit ataupun menakuti maupun membebani, namun semata-mata untuk memperkuat kembali ke disiplinan masyarakat menjalankan aturan,”ujarnya.

“Kenyataan terlihat, kedisiplinan masyarakat sangat kurang. Seperti memakai masker. Padahal masker kunci pokok mencegah dini penularan virus,”tambahnya.

Kembali lagi terkait penerapan perwali, maka tambah Umi, sanksi-sanksi yang tertuang di dalamnya bertujuan agar masyarakat benar-benar disiplin mematuhi protokol kesehatan.

Terlebih sudah tujuh bulan belakangan ini masyarakat harus menghadapi pandemi yang berkepanjangan sehingga diperlukan strategi untuk memutus penyebaran virus.

“Pemerintah Kota Palangka Raya melalui satgas covid-19 terus kerja keras menekan penyebaran covid-19. Termasuk dengan cara membuat aturan sebagai dasar memberikan ketegasan,”ucapnya.

“Tentu tujuan perwali dibuat agar virus ini segera berakhir, diiringi kedisiplinan masyarakat agar semuanya bisa kembali normal,’tutupnya.VD

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *