HeadlineKalimantan Tengah

Sembilan Bulan Tangani Covid-19, Berikut Evaluasinya

"Bahkan mungkin akan diperpanjang kembali mengingat hingga saat ini Penetapan Bencana Non Alam Covid-19 Sebagai Bencana Nasional oleh Presiden Republik Indonesia belum dicabut atau diakhiri, dan kasus konfirmasi Covid-19 masih terus mengalami peningkatan," katanya.

FOTO : Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalteng, Fahrizal Fitri ketika pimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Penanganan Status Keadaan Darurat Bencana Pandemi Covid-19 di aula Jayang Tingang kantor gubernur setempat, Senin (21/12/2020).

gerakkalteng.com – PALANGKA RAYA – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalteng, Fahrizal Fitri pimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Penanganan Status Keadaan Darurat Bencana Pandemi Covid-19 di aula Jayang Tingang kantor gubernur setempat, Senin (21/12/2020).

Dalam sambutannya Fahrizal Fitri mengatakan bahwa terhitung sejak tanggal 20 Maret 2020 atau selama sembilan bulan Pemerintah Provinsi Kalteng menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Pandemi Covid-19.

“Bahkan mungkin akan diperpanjang kembali mengingat hingga saat ini Penetapan Bencana Non Alam Covid-19 Sebagai Bencana Nasional oleh Presiden Republik Indonesia belum dicabut atau diakhiri, dan kasus konfirmasi Covid-19 masih terus mengalami peningkatan,” katanya.

Dalam Rakor yang juga diikuti oleh bupati/walikota dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah se-Kalimantan Tengah secara virtual melalui video conference ini, Gubernur Kalteng menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak atas kerja sama yang telah terjalin.

“Atas segala upaya keras yang telah dilakukan bersama selama ini, atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, saya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada berbagai pihak terkait yang telah bekerja sama dan tidak mengenal lelah dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya,” ungkap Gubernur Kalteng. (sog)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *