HEADLINEKatingan

Satpol PP Sita Puluhan Miras Tak Berizin di Cafe Km 19 Kereng Pangi

FOTO : Dokumen Satpol PP Katingan for GK – Tim Satpol PP Katingan saat melakukan pengecekan usaha cafe penjualan minuman beralkohol khususnya tempat usaha di wilayah Desa Hampalit, Kecamatan Katingan Hilir Kabupaten Katingan.

GERAKKALTENG.com – KASONGAN – Jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Katingan berhasil menyita sedikitnya 59 botol minuman beralkohol golongan B atau kadar alkohol 20 persen di tempat usaha cafe Km 19 Kereng Pangi, Kecamatan Katingan Hilir Kabupaten Katingan.

Hasil sitaan tersebut saat melaksanakan
kegiatan pengecekan tindak lanjut Perizinan Tertentu Peraturan Daerah (Perda) No 16 tahun 2011 tentang retribusi perizinan tertentu terkait dengan usaha cafe penjualan minuman beralkohol di Kabupaten Katingan, pada Jumat 28 Januari 2022 baru-baru ini.

Saat dikonfirmasi Senin 31 Januari 2022.
Kepala Satpol PP Katingan Pimanto, melalui Sekretaris Satpol PP Katingan Budiman L Gaol, mengatakan setelah dilakukan pengecekan ternyata sebagian tempat usaha ada yang menjual minuman beralkohol golongan B dan langsung disita khususnya di Cafe Km 19 Kereng Pangi.

Total ada sebanyak 59 botol minuman beralkohol di Caffe Km 19 Kereng Pangi yang berhasil disita terdiri dari sebanyak 47 botol Anggur Putih Kadar Alkohol 14,7 persen dan 12 Anggur Merah Kadar Alkohol 14,7 persen. ” Perlu diketahui perizinan minuman beralkohol di Kabupaten Katingan sudah di atur dalam Perda no 16 tahun 2011 dimana setiap pelaku usaha boleh menjual minuman beralkohol 0 – 5 persen,” ungkapnya.

Ada tahap dalam mengurus izin usaha cafe ini pertama harus terlebih dahulu mengurus persetujuan surat izin tempat usaha dari Desa atau Lurah. Mengurus rekomendasi dari Satpol PP dan selanjutnya mengurus izin usaha dari Dinas PMPTSP Katingan setelah bayar pajak retribusi perizinan tertentu.

“Kami dari Satpol PP Katingan menghimbau untuk masyarakat atau pelaku usaha cafe untuk tidak menjual minuman beralkohol di atas kada alkohol 5 persen atau jenis golongan B tersebut, karena sudah jelas Perda Katingan Nomor 16 Tahun 2011 tentang Retribusi Perizinan Tertentu. Terkait barang bukti yang kita sita sudah diamankan di Kantor Satpol PP Katingan dan nantinya barang temuan di lapangan akan di hanguskan bersama pihak terkait,” pungkasnya. (sog/anggra)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *